Selasa, 25 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Kolom

Hoax yang Tak Kunjung Reda Mengancam Suksesnya Pemilu 2019

Oleh: Adit Irawan*

15 Maret 2019, 16: 37: 37 WIB | editor : I Putu Suyatra

Hoax yang Tak Kunjung Reda Mengancam Suksesnya Pemilu 2019

Ilustrasi (ISTIMEWA)

Share this      

ADA banyak faktor yang membuat hoax atau berita bohong di Indonesia tak kunjung reda meski beberapa kalangan telah memunculkan gerakan-gerakan yang mendeklarasikan untuk melawan hoax.

Salah satu penyebab suburnya penyebaran berita hoax di dunia maya adalah minimnya program literasi digital sejak dini dan kurang kerasnya sanksi hukum yang diberikan.

 Literasi digital merupakan langkah yang penting untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat tentang ciri-ciri berita yang merupakan berita bohong atau hoax.

Ketika kesadaran ini telah muncul, maka pemberantasan berita hoax di dunia maya akan semakin mudah sebab jika tidak ditanggulangi maka semangat persatuan dan kebhinekaan bangsa terancam terbelah-belah.

Hoax harus dilawan karena seringkali berita palsu ini bermuatan isu SARA yang memecah belah masyarakat menjadi berbagai golongan dan tak jarang justru menyebabkan kekisruhan dan pertengkaran fisik di dalam masyarakat.

Sebagai warga negara yang baik dan bermartabat sudah sepatutnya kita turut serta dalam gerakan-gerakan yang menyuarakan untuk memerangi hoax.

Kita harus benar-benar memastikan bahwa persatuan Indonesia tetap terjaga dan tidak boleh goyah hanya karena provokasi dan hasutan.

Untuk itu mari kita bersama-sama melawan hoax demi suksesnya pemilu 2019 yang damai dan bermartabat serta untuk keutuhan persatuan bangsa dalam.rangka mensukseskan keberlanjutan pembangunan  nasional sebab jangan sampai hasil pembagunan yang gencar dilaknsakan saat ini terdistorsi oleh berita berita hoax sehingga masyarakat menjadi tidak optimis. Mari.kita sukseskan pemilu 2019 tanpq hoax dan jangan terprovokasi gerakan Golput. (*)

*) Netizen Asal Bukittinggi, Sumatra Barat

(bx/ade/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia