Senin, 16 Sep 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Yowana Eka Media Center Gelar Diskusi

16 Maret 2019, 11: 50: 26 WIB | editor : Hakim Dwi Saputra

Yowana Eka Media Center Gelar Diskusi

I Putu Eka Putra Nurcahyadi (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, TABANAN - Kaum milenial harus ikut berperan aktif dalam menentukan pemimpin. Oleh karena itu, politisi PDIP asal Marga I Putu Eka Putra Nurcahyadi melalui Yowana Eka Media Center akan menggelar diskusi bertajuk 'Suara Milenial Discussion And Make Your Choice',  pada 17 Maret 2019, bertempat di Open Stage Villa Puri Taman Sari Umabian.

Diskusi tersebut akan menghadirkan beberapa  narasumber, yakni Nyoman Gede Antaguna yang merupakan tokoh pemuda sekaligus akademisi, Anak Agung Gede Agung yang merupakan mantan Bupati Badung dan budayawan, dengan guest star Jun Bintang.

Nurcahyadi mengatakan, diskusi ini menyasar kaum milenial, khususnya di Kecamatan Marga dan Kediri yang tergabung dalam sekaa teruna. "Diskusi ini akan diikuti 400 orang peserta perwakilan dari 40 sekaa teruna yang diwadahi Yowana Eka Media Center," paparnya Jumat (15/3).

Menurutnya, kaum milenial adalah 35 persen suara hari ini dan 100 persen suara masa depan, sehingga apa yang dibangun saat ini, semua untuk generasi muda. "Jadi bicara masalah pembangunan, generasi muda harus ikut berperan aktif," imbuhnya.

Peran aktif dimaksud, adalah ikut menentukan pemimpin, khususnya presiden yang menjadi ujung tombak dari negara yang dicintai. "Sekaa Teruna yang membangun komunikasi lewat Yowana Eka Media Center, kami harapkan mampu menjadi mentor dalam konsep pemuda berperan aktif untuk membentuk jiwa kemandirian dan kepemimpinan," sambungnya.

Ditambahkannya, generasi muda tak boleh hanya menonton, tetapi harus bersuara, mana yang dinilai baik dan mempunyai misi yang jelas, maka itulah yang patut dipilih. 

Diskusi tersebut diharapkan menjadi pelopor bagi kaum milenial untuk menciptakan pemilu yang sehat, dan kaum milenial harus mampu menentukan pilihan sesuai hati nurani. "Kaum milenial harus bisa menilai, mana calon pemimpin yang benar-benar bisa memimpin dan memiliki visi dan misi yang jelas, sehingga nantinya terwujud pemerintahan yang baik," pungkasnya.

(bx/ras/aim/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia