Rabu, 16 Oct 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Pak Oles: Bali Mesti Waspada Aksi Terorisme

18 Maret 2019, 07: 37: 09 WIB | editor : I Putu Suyatra

Pak Oles: Bali Mesti Waspada Aksi Terorisme

Gede Ngurah Wididana alias Pak Oles (DOK. BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Aksi terorisme belum ada tanda-tanda habis. Bahkan belakangan cara-caranya semakin keji. Kasus Selandia Baru misalnya, aksi kejam manusia diberondong dengan senapan otomatis, dan pelakunya sengaja melakukan aksinya dengan live di media sosial.

Bagi Gede Ngurah Wididana alias Pak Oles, aksi kejam penembakan brutal di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3) lalu yang menewaskan 49 orang oleh pelaku Brendon Tarrant dan beberapa pelaku lain yang terlibat sudah ditangkap itu, sangat mengerikan. “Aksi teror ini sangat mengerikan, sengaja menyebar pesan dengan membuat aksinya live. Sehingga video itu langsung tersebar dengan mudah, mengerikan. Teroris memang sengaja menebar teror dan membuat takut,” kata politisi Demokrat yang saat ini menjadi Caleg DPR RI Dapil Bali dari Partai Demokrat ini.

Pelaku mengklaim melakukan aksi ini, sebagai balasan aksi-aksi sebelumnya. Hal-hal seperti ini mesti disikapi serius juga di Bali. Mesti ada pengamanan-pengamanan ekstra terhadap Bali, sebagai daerah yang heterogen. “Mesti ada langkah-langkah serius untuk mengamankan Bali. Apalagi Bali sempat menjadi sasaran teroris. Sebagai tempat heterogen, segala jenis manusia ada di Bali,” kata Ketua Bapilu DPD Demokrat Bali ini.

Tak hanya itu, isu-isu semacam ini, isu sensitive terkait radikalisme sangat berpengaruh dengan Bali yang hidup dari pariwisata. Pariwisata sangat rentan dengan masalah-masalah terorisme, masalah keamanan. Ini yang membuat mesti tetap ada atensi khusus terhadap Bali. “Sebagai daerah pariwisata aksi-aksi teror macam ini mesti diatensi khusus. Ini bisa berpengaruh dengan kondisi pariwisata Bali, apalagi lokasinya dekat dengan Bali,” sambung politisi asal Bengkel, Buleleng ini.

Bagi salah satu pengusaha sukses Bali ini, menjaga Bali mesti atas kesadaran semua komponen masyarakat. Menjaga Bali sama juga dengan menjaga priuk nasi beragam manusia di Bali. “Jadi menjaga Bali menjadi tanggungjawab semua pihak. Parwisata Bali aman, akan menjadi rejeki bagi beragam manusia di Bali. Artinya menjaga Bali mesti menjadi tanggungjawab orang yang ada di Bali, bukan polisi semata,” kata mantan Ketua Hanura Bali ini.

“Mari waspada, semua pihak waspada. Dan semoga Bali bisa aman khususnya dari ancaman aksi teroris,” pungkas alumnus Faculty Of Agriculture Universitas Of The Ryukyus Jepang ini.

(bx/art/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia