Rabu, 24 Apr 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis

Pulihkan Pariwisata, Badung-Tiongkok Tingkatkan Kerja Sama

18 Maret 2019, 07: 56: 00 WIB | editor : I Putu Suyatra

Pulihkan Pariwisata, Badung-Tiongkok Tingkatkan Kerja Sama

KUNJUNGAN: Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menerima Konsulat Jenderal (Konjen) Tiongkok untuk Indonesia Gou Haodong di Sanur, Jumat (15/3) malam lalu. (HUMAS SETDA BADUNG FOR BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, MANGUPURA - Pemerintah Kabupaten Badung bersinergi dengan Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dalam rangka meningkatkan hubungan kerja sama di segala bidang, terutama di sektor pariwisata. Isu paket wisata murah yang merebak baru-baru ini, berdampak pada kunjungan wisatawan Tiongkok ke Bali, terlebih ke Kabupaten Badung. Dengan kerja sama ini, diharapkan berdampak positif bagi meningkatnya kunjungan wisatawan Tiongkok ke Badung khususnya, dan Bali umumnya. Hal tersebut terungkap saat Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa menerima Konsulat Jenderal (Konjen) Tiongkok untuk Indonesia Gou Haodong di Sanur, Jumat (15/3) malam lalu. 

Usai pertemuan dengan Konjen, Wabup Suiasa menerangkan, pertemuan ini sebagai upaya meningkatkan hubungan baik antara Pemerintah RRT dengan Pemerintah Kabupaten Badung, khususnya mengenai peningkatan kunjungan wisatawan. “Kedatangan beliau ke Bali ini juga dalam rangka me-recovery kejiwaan di Bali, khususnya Badung dengan wisatawan Tiongkok yang waktu ini terdapat isu yang kurang bagus, yaitu paket wisata murah. Sehingga tidak terjadi suatu traumatis bagi pihak-pihak maupun wisatawan Tiongkok untuk takut, khawatir, dan ragu berkunjung ke Badung,” ungkapnya.

Suiasa menilai, masalah paket wisata murah itu sejatinya tak perlu dibesar-besarkan. Pasalnya, dampaknya sangat luas. Terlebih Badung yang mengandalkan pendapatan dari sektor pariwisata. “Pada intinya ini adalah hal kecil yang tidak perlu dibesar-besarkan. Mari kita recovery semua kejiwaan itu, dan kita lakukan upaya peningkatan untuk itu,” pintanya.

Suiasa juga mengharapkan Pemerintah Tiongkok siap melakukan hubungan kerja sama sister city dengan pemkab Badung di segala bidang, terlebih di sektor pariwisata. “Kami kira kerja sama sister city ini sangat tepat dilakukan oleh kedua daerah,” terangnya.

Selain upaya tersebut, Suiasa juga siap membangun kerja sama Bussines to Bussines, sehingga dapat menguntungkan pengusaha pariwisata. Dia ingin membangun sinergi dan komunikasi yang baik dengan sektor swasta untuk membangun pariwisata berkelanjutan. “Sinergi antara pemerintah dengan pihak swasta juga penting dilakukan. Dwi partit inilah yang akan mampu menciptakan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. Sehingga terciptanya sistem dan pola pariwisata yang pragmentaris dan tidak sepotong-sepotong,” tutupnya.

(bx/adi/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia