Sabtu, 21 Sep 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Projo Buleleng Ajak Generasi Millenial Tidak Golput

18 Maret 2019, 09: 05: 15 WIB | editor : I Putu Suyatra

Projo Buleleng Ajak Generasi Millenial Tidak Golput

RELAWAN PROJO: Projo Buleleng Festival Musik menampilkan lagu-lagu bertemakan Presiden Jokowi, Sabtu (16/3). (I PUTU MARDIKA BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, SINGARAJA - Relawan Pro Jokowi (Projo) Kabupaten Buleleng, Sabtu (16/3) melakukan ajang Projo Buleleng Festival Musik. Acara yang  melibatkan 10 peserta yang tampil dengan lagu-lagu bertemakan Presiden Jokowi di Gedung Kesenian Gede Manik Singaraja. Ketua Dewan Penasehat Projo Kabupaten Buleleng, I Ketut Putra Sedana, menegaskan, Projo Buleleng Festival Musik sebagai wadah untuk memberikan pengembangan potensi yang dimiliki generasi millenial terhadap dunia seni khususnya musik.

Wadah ini sebagai cara untuk mengekspresikan jiwa dan perasaan dan mampu menunjukan  kecintaannya terhadap Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi). Karena dalam Festival Musik ini mengusung tema, cipta lagu jingle ‘Ayo JKW 1 kali lagi’. Bahkan melalui kegiatan tersebut mengajak kaum millenial untuk tidak golput (golongan putih/tidak nyoblos) di Pemilu 2019 mendatang.

“Tentunya itu juga sebagai pesan kepada masyarakat, khususnya kaum millenial jangan bersikap apatis atau cuek terhadap kegiatan atau pilpres ini. Karena apa, karena pilpres ini menentukan nasib bangsa dan negara kedepannya. Salah kita mengunakan hak suara kita, apalagi tidak mengunakan hak suara kita itu akan berakibat terhadap kehidupan kita kedepannya. Sehingga kita sampaikan pesan untuk mengajak kaum millenial di Buleleng jangan golput, pakai hak suara, satu suara sangat berarti,” tegas Putra Sedana.

Dokter Caput, sapaan akrab Putra Sedana yang juga Ketua DPC Banteng Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Buleleng memaparkan, konsep keberagaman dan kebersamaan yang mampu menjadi satu, membangun Buleleng, Bali dan Indonesia yang diwujudkan melalui pelaksanaan Projo Buleleng Festival Musik, cipta lagu jingle.

“Kita memiliki konsep, dengan bersatu kita kuat, supaya kuat kita harus bersatu, dengan bersatu ini salah satu cara dengan selalu menjalin komunikasi dan silahturahmi, salah satu dengan acara Projo Buleleng Festival Musik untuk pemersatu masyarakat Buleleng, seperti terlihat didalam ada keberagaman warna yang ada, ini keberagaman dalam kebersamaan, ketika ini bersatu ini merupakan kekuatan yang luar biasa, inilah yang kita jaga sebagai modal kedepan untuk membangun Buleleng untuk yang lebih baik,” papar Putra Sedana.

Sekretaris Projo Bali, AA Bagus Mutiara mengungkapkan, kegiatan yang dilakukan sangat penting untuk memastikan genarasi millenial menyalurkan hak pilihnya, sehingga pesan-pesan untuk tidak golput disampaikan agar ikut menentukan nasib bangsa.

“Kalau golput itu sangat-sangat tidak bermanfaat dan sangat berbahaya. Karena kalau golput tidak akan menentukan apa-apa. Jadi golput ini adalah orang-orang yang tidak paham politik dan bersikap,  tidak ada kontribusinya bagi bangsa dan negara,” singkatnya.

Meski Singaraja diguyur hujan deras, namun pelaksanaan Projo Buleleng Festival Musik tetap meriah. Bahkan Gedung Kesenian Gede Manik Singaraja dipadati penonton.

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia