Rabu, 18 Sep 2019
baliexpress
icon featured
Enjoy Bali

Fun Weekend Coffee Lovers, Menanam Kopi Kopyol

18 Maret 2019, 21: 06: 49 WIB | editor : I Putu Suyatra

Fun Weekend Coffee Lovers, Menanam Kopi Kopyol

KOPI: Menanam kopi dikemas dengan sangat menyenangkan di akhir pekan melibatkan kalangan barista. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, SINGARAJA - Kopi Bali naik kelas. Bahkan kian diburu oleh konsumen dari berbagai kalangan. Tak pelak, budi daya Kopi Bali kian menjanjikan. Sebab sudah memiliki segmen pasar yang saban hari semakin bertambah.

Seperti terlihat di Dusun Dasong, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Minggu (17/3) pagi. Ratusan bibit kopi Varietas Kopyol ditanam di lahan seluas 1 hektar dalam acara Fun Weekend Coffee Lovers. Dipilihnya Pancasari sebagai lokasi budi daya kopi karena wilayah ini secara geografis cocok lantaran berada di ketinggian 1,500 meter di atas permukaan air laut.

Penanaman kopi Varietas Kopyol ini dilakukan ditengah lahan pertanian sayur-sayuran. Penanaman di areal ini bertujuan juga untuk menjaga kekuatan tanah sehingga tidak mudah tergerus air saat hujan dan dapat menyerap air dengan baik. Serta berdampak pada ekosistem danau yang ada di sekitar pancasari yang kondisinya saat ini mulai tercemar oleh dampat pertanian yang lebih banyak menggunakan bahan kimia.

Penanaman komoditas Kopi Kopyol dilakukan oleh para Barista, Roastere dan pecinta kopi lokal Bali. Penanaman komoditi ini diambil untuk menasbihkan Kopi Bali agar bisa menjadi tuan rumah di wilayah sendiri. 

Acara penanaman kopi varietas Kopyol ini dibalut begitu santai dan penuh edukasi oleh penggagas, Komang Sukarsana. Bahkan memasukan unsur wisata, dengan menanam kopi saat weekend. Sebelum menanam, acara diawali dengan ngopi pagi. Setelah itu dilanjutkan dengan edukasi tanam kopi. Barulah acara penanaman Kopi Kopyol dilaksanakan.

Sukarsana menyebut, dipilihnya bibit Kopi Kopyol untuk ditanam lantaran terbukti memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Bahkan dari sisi rasa dinilai memiliki karakter yang kuat.“Kopi yang ditanam ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Nah ini konsepnya single farm atau satu kebun satu jenis varietas yaitu Kopi Kopyol yang merupakan asli Kintamani,” ujar Komang Sukarsana sebagai pengelola farm.

Agar Kopi Bali kian terangkat, Sukarsana berharap para Barista di Bali getol memperkenalkan citara rasa kopi lokal Bali, sehingga kian diminati pecinta kopi. “Inilah tugas para Barista untuk memperkenalkan kopi Bali agar diterima konsumen,” imbuhnya.

Sementara itu salah satu Barista yang ikut menanam Kopi Kopyol, Wayan Widiatara mengatakan Kopi Bali memang diminati wisatawan. Terlebih memiliki cita rasa yang khas. “Kopi Bali itu banyak yang suka. Rasanya unik. Ada rasa citrus seperti jeruk, ya lumayan lah untuk penjualan di cofee shop. Apalagi stok Kopi Bali sangat terpenuhi,” singkatnya.

Kedepan, bibit Kopi Kopyol rencananya akan di tanam di lahan seluas lima hektar dan akan mulai berbuah dan di panen pada waktu tiga hingga lima tahun kedepan. Dengan penanaman bibit kopi ini diharapkan lima tahun kedepan Kopi Bali akan dapat bersaing dan dikenal di kalangan pecinta kopi nasional dan dunia.

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia