Sabtu, 21 Sep 2019
baliexpress
icon featured
Bali Under The Moon

Bagi DJ Yuri, Nge-DJ Dibawa Santai

18 Maret 2019, 21: 13: 48 WIB | editor : I Putu Suyatra

Bagi DJ Yuri, Nge-DJ Dibawa Santai

SANTAI: Baginya menjadi DJ tidak perlu ruwet, mesti dijalankan dengan santai. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, KUTA - Sosok DJ cantik satu ini, memang memiliki pandangan beda. Dara muda asal Tabanan dengan nama lengkap Ni Putu Yuni Astika Sari, sebagai sosok Female DJ memilih santai untuk melakoni profesi DJ.

Baginya, mengambil peran sebagai seorang DJ itu merupakan pekerjaan yang menghibur. Selain bisa menyalurkan bakat serta hobi dalam bermusik, nge-DJ juga merupakan profesi yang bisa menyenangkan hati banyak orang. Perempuan hebat yang lebih dikenal dengan nama beken female DJ Yuri ini mengaku, jika ada kepuasan tersendiri ketika bisa tampil ‘menghipnotis’ crowd atau para party lovers. 

“Di samping kita memikirkan profit, tentu peran DJ ini juga sangat menyenangkan. Karena tujuan saya menjadi DJ, salah satu-nya ingin melihat orang senang. Saat crowd merasa terhibur, disana ada rasa senang dan kesan tersendiri yang tentu bagi saya ngak bisa diungkapkan dengan kata-kata,” kata perempuan 23 tahun ini. “Dan bagi saya, seorang DJ di katakan sukses itu saat dimana pun perform dapat menghibur penontonnya dan akan selalu di pandang oleh industri musik lainnya,” sambung Yuri saat diwawancarai koran Bali Express (Jawa Pos Group) beberapa waktu lalu.


Perempuan cantik kelahiran 19 Juni 1995 itu juga menambahkan bahwa dirinya begitu enggan memperhatikan persaingan antar sesama talent-talent female DJ yang terus berkembang hingga saat ini. Mengingat, masing-masing para pelakunya sudah memiliki pasarnya sendiri. Ibarat kata, biarkan seperti air yang mengalir, Yuri pun menganggap perannya sebagai female DJ semata-mata hanya ingin menyalurkan bakat dan kesukaannya dalam bermusik. “Kalau saya sih ngak pernah menargetlan sesuatu di dunia DJ. let it flow aja. Yang penting, semua kebutuhan terpenuhi, hidup bahagia, sehat. Udah cukup. Dan itu aku bisa dapatkan di saat nge-DJ,” pungkas female DJ yang sudah sejak tahun 2014 silam ini mengibarkan namanya di atas panggung hiburan malam.


Sementara itu, ketika ditanya sebesar apa peluang yang bisa dimanfaatkan Yuri selama melakoni perannya sebagai peramu musik di tengah perkembangan wisata dunia hiburan malam ini? Perempuan yang juga sibuk dengan rutinitas kerjanya sebagai supervisor di salah saru outlet Silver kawasan canggu ini menuturkan sangatlah besar peluangnya. Apalagi dunia hiburan di Bali sendiri sudah tak pernah redup dan bahkan jasa para talent DJ pun sangat di butuhkan di setiap sektor penyedia akomodasi. 


Meski demikian, khususnya bagi para DJ perempuan, menurut Yuri harus dipertimbangkan secara matang jika kesempatan itu harus dijadikan profesi. Nge-DJ itu sifatnya hanya sementara, mengingat ada batasan usia juga. Mengingat, market atau pasar industri musik, khususnya dunia hiburan malam ini akan terus berkembang dan tentu yang akan lebih dibutuhkan itu hanyalah talent-talent muda. “Ya untuk peluang sih untungnya selalu datang dan selalu di ambil. Dan pastinya untuk saat ini, saya selalu berupaya untuk lebih meningkatkan dan berusaha memberikan yang terbaik. Karena melihat pekembangan dunia hiburan saat ini pasti banyak lah talent DJ baru yang berdatangan. Tapi sekarang kembali lagi ke diri sendiri, apakah masih mampu untuk tetap bersaing,” ujarnya.

(bx/vir/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia