Minggu, 22 Sep 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Hilang Sejak Januari, Polisi Stop Penyelidikan Lenyapnya Kadek Rifki

19 Maret 2019, 19: 24: 16 WIB | editor : I Putu Suyatra

Hilang Sejak Januari, Polisi Stop Penyelidikan Lenyapnya Kadek Rifki

MASIH PARKIR: Kendaraan milik korban yang masih terparkir di depan Mapolres Buleleng. (I PUTU MARDIKA BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, SINGARAJA - Polsek Sukasada akhirnya menghentikan sementara penyelidikan terhadap kasus hilangnya Kadek Rifki Cahyadi, 32. Pria Kelahiran Tabanan, 14 Oktober 1988 itu diketahui hilang sejak Januari 2019 lalu. Bahkan hingga kini keberadaan korban Rifki Cahyadi belum terlacak.

Kapolsek Sukasada, Kompol I Nyoman Landung, dikonfirmasi Selasa (19/3) mengatakan, tak menampik bila proses penyelidikan dihentikan. Sebab hingga saat ini pihaknya tidak menemukan tanda-tanda di lokasi ditemukannya mobil milik Kadek Rifki, di sekitar jurang Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng. 

"Kami belum bisa menemukan kalau itu kecelakaan terhadap pengemudi atau pengendara mobil. Juga masih belum diketahui keberadaanya. Di TKP kami sudah olah sedemikian rupa, tetap tidak ditemukan yang bersangkutan," jelasnya.

Kompol Landung pun menyebutkan, pihak keluarga Kadek Rifki sudah bersikap kooperatif. Bahkan dihadapan polisi, pihak keluarga juga mengaku tidak mengetahui dimana sekiranya Kadek Rifki berada. "Kasus bukan ditutup. Namun penyelidikan sementara dihentikan karena sudah 1.5 bulan. Nanti kalau ada informasi baru akan kami tindaklanjuti lagi," diucapnya.

Kompol Landung pun membantah jika keluarga korban membuat laporan palsu yang tak sesuai fakta. "Saya tegaskan ini bukan laporan palsu. Data-data dari pihak keluarga jelas. Kejadian jelas ada. Cuma kami belum bisa menentukan itu apa benar kecelakaan atau tidak. Yang jelas keluarga mengaku yang bersangkutan hilang dan belum ditemukan sampai sekarang," jawabnya.

Diberitakan sebelumnya, korban Rifki sempat pamit ke istrinya Chyntia Dini Poernamasari, 32 pada Sabtu 26 Januari sekitar pukul 21.00 Wita malam. Kepada istrinya korban mengaku hendak ke Singaraja untuk mengambil cicilan kredit. Selanjutnya sekira pukul 23.00 Wita, korban menelpon istrinya dan meminta untuk tidak menutup pintu gerbang, karena korban akan balik.

Namun hingga Minggu 27 Januari, korban tak kunjung pulang ke rumah. Sehingga sang istri yang panic langsung melapor ke Polsek Denpasar Selatan, jika suaminya hilang. Di saat bersamaan istri korban melacak keberadaan GPS yang ada di mobil Mitsubishi Mirage bernopol DK 1186 OA korban. Benar saja kendaraan berwarna putih itu ditemukan di jurang sedalam 50 meter dari badan jalan, tepatnya sebelah selatan Pura Dalem Desa Pakraman Wanagiri. 

Pencarian terhadap pria yang tinggal di Jalan Wirasatya VII, Nomor 3 A, Tukad Balian, Denpasar  pun melibatkan tim dari Basarnas Pos Buleleng bersama Tim dari BPBD Buleleng bersama warga setempat. Namun hasilnya nihil. Bahkan tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban. Padahal tim sudah mencari hingga radius 200 meter di sekitar TKP, tepatnya Dusun Bhuana Sari, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada.

Hingga kini barang bukti berupa mobil Mitsubishi Mirage milik korban masih terparkir di depan Mapolres Buleleng. Bahkan kendaraan tersebut dalam kondisi ringsek. Sedangkan barang bukti lainnya berupa tas yang berisi dompet, kartu ATM serta identitas berupa SIM dan KTP masih ditahan Polsek Sukasada

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia