Selasa, 18 Feb 2020
baliexpress
icon featured
Bali

Ratusan CPNS Buleleng Terima SK

19 Maret 2019, 19: 34: 25 WIB | editor : Hakim Dwi Saputra

Ratusan CPNS Buleleng Terima SK

SERAHKAN SK : Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana menyerahkan SK kepada ratusan CPNS di lingkup Pemkab Buleleng. (I PUTU MARDIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, SINGARAJA - Ekspresi sumringah tergurat jelas di wajah ratusan CPNS lingkup Pemkab Buleleng. Setelah melalui perjuangan panjang dan melelahkan, para abdi negara ini akhirnya secara sah mengantongi SK CPNS. Artinya, terhitung, Rabu (20/3), para CPNS mulai bekerja di instansi yang dilamarnya.

Tercatat sebanyak 313 CPNS menerima SK dari Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana. Penyerahan SK dilangsungkan di Gedung Mr. I Gustri Ketut Pudja, Singaraja, Selasa (19/3) pagi.

Kepala BKPSDM Kabupaten Buleleng, Gede Wisnawa menjelaskan, saat ini status mereka masih sebagai CPNS. Untuk menjadi PNS, mereka diwajibkan mengikuti Pra Jabatan yang rencananya akan dimulai April hingga Oktober 2019.

Diklat ini dilakukan sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor  11 tahun 2017 tentang Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Buleleng sendiri masih menunggu jadwal yang akan diberikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). Satu kelas terdiri dari 40 orang sehingga BKPSDM Buleleng akan mengirim sesuai jadwal dan jumlah yang diberikan

“Untuk pra jabatan akan dilakukan secara bertahap dan diatur oleh Provinsi. Nanti dilakukan bertahap sesuai dengan golongan. Kami masih menunggu petunjuk,” ujar Gede Wisnawa saat ditemui seusai penyerahan SK.

Menurut Wisnawa, 313 CPNS yang telah menerima SK saat ini, belum mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP). Mereka akan mendapatkan NIP setelah menyandang status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) seratus persen. Setelah melaksanakan Diklat Prajabatan, SK 100 persen diberikan berbarengan dengan NIP nya.

“Saat ini, istilahnya mereka baru 80 persen. Nah setelah  pra jabatan dan dinyatakan lulus, baru akan kami ajukan untuk menjadi PNS dan mendapatkan NIP,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengaku bangga dengan keberadaan 313 CPNS tersebut. Menurutnya, mereka yang telah menjadi CPNS akan menjadi tambahan amunisi untuk menjalankan sejumlah program pembangunan di Kabupaten Buleleng. Pasalnya, mereka yang lulus, telah sesuai dengan rekrutmen yang bersih, transparan, dan bisa dipertanggungjawabkan. “Artinya, kompetensi dan kapabilitasnya menjadi pedoman utama sehingga mereka bisa terpilih sebagai CPNS,” jelas Bupati Suradnyana.

Ia berharap para CPNS terpilih ini tidak saja memikirkan pelajaran-pelajaran atau ilmu yang diterima saat di sekolah, tetapi juga bisa berinteraksi secara sosial seperti di lingkungan kerja. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kompetensi karena belum tentu apa yang diterima pada masa sekolah langsung bisa diterapkan di tempat bekerja. “Harus melihat aturan juga, menyesuaikan regulasi, memahami lingkungan kerja dan membangun struktur kerja yang baik,” tandasnya.

(bx/dik/aim/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia