Senin, 23 Sep 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Bupati Badung Bedah 300 Rumah di Tabanan

19 Maret 2019, 20: 24: 41 WIB | editor : Hakim Dwi Saputra

Bupati Badung Bedah 300 Rumah di Tabanan

BANTUAN : Bupati Badung Giri Prasta menyerahkan bantuan bedah rumah secara simbolis, Selasa (19/3). (DEWA RASTANA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, TABANAN - Sebanyak 300 unit bantuan bedah rumah yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) diserahkan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta kepada masyarakat kurang mampu di Tabanan, Selasa (19/3). Penyerahan dilakukan secada simbolis di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan dengan dihadiri 300 warga penerima. 

Bantuan tersebut diserahkan langsung Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) I Ketut Gede Suyasa. 

Kedatangan Pemerintah Kabupaten Badung disambut Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, Sekda Tabanan I Gede Susila, Kapolres Tabanan AKBP Made Sinar Subawa, Dandim 1619 Tabanan Letkol Inf. Toni Sri Hartanto, beserta OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan dan Pemkab Badung. Namun Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti tidak hadir dalam kesempatan tersebut karena ada urusan. "Ibu Bupati tidak bisa hadir karena ada halangan," ujarnya.

Dari bantuan bedah rumah sebanyak 300 unit tersebut, masing-masing penerima mendapat Rp 50 juta yang akan disalurkan ke lima kecamatan di Tabanan. Adapun rincianya, Kecamatan Pupuan 146 unit dengan total nilai Rp 7.300.000.000, Kecamatan Selemadeg 69 unit senilai Rp 3.450.000.000, Kecamatan Selemadeg Timur 38 unit senilai 1.900.000.000, Kecamatan Marga 34 unit dengan nilai Rp 1.700.000.000 dan Kecamatan Selemadeg Barat 13 unit dengan nilai Rp 650.000.000.  Total nilai bedah rumah di Tabanan sebanyak Rp 15.000.000.000. 

Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengungkapkan, merupakan sebuah berkah bagi Tabanan yang mendapat bantuan BKK Bedah Rumah sebanyak 300 unit dari Pemkab Badung. "Hari ini merupakan hari yang berkah bagi Kabupaten Tabanan karena Bupati Badung yang terkenal bares memberikan bantuan BKK Bedah Rumah sebanyak 300 unit untuk Pemkab Tabanan,” tegasnya.

Dirinya menambahkan, bedah rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar yang sangat penting bagi keluarga, sehingga Pemkab Tabanan setiap tahun melaksanakan program bedah rumah secara berkelanjutan bagi keluarga yang membutuhkan. "Ini merupakan salah satu cara untuk meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tabanan melalui pembangunan rumah layak huni, seperti amanat UU No. 13 tahun 2011 tentang penanganan fakir miskin,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakannya, program bedah rumah merupakan program untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan melalui peningkatan kualitas dan kesejahteraan masyarakat. Selaku pimpinan daerah dan pribadi, ia  mengucapkan terimakasih serta mengapreasiasi kontribusi yang diberikan Pemkab Badung melalui BKK yang secara nyata membedah rumah bagi keluarga yang kurang mampu di Tabanan.

“Mudah-mudahan komunikasi dan koordinasi antara Pemkab Tabanan dan Pemkab Badung tetap terjalin, sehingga program semesta berencana dapat berjalan dengan baik,” sambungnya. 

Sementara itu, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengatakan, bantuan tersebut merupakan bantuan rumah sehat yang disebut dengan bedah rumah. Bedah rumah ini sudah diperhitungkan dan sudah dikoordinasikan dengan pihak terkait di Tabanan. Khusus untuk bedah rumah, ia mengikuti program Presiden Jokowi yang membangun dari pinggiran. “Dalam program bedah rumah ini, dialokasikan 2000 rumah di enam kabupaten, dengan nilai Rp 50 juta per orang,” ujarnya.

Pihaknya, lanjutnya, harus membangun dari pinggiran karena dirinya merasa bahwa di setiap Kabupaten di Bali kemampuannya berbeda-beda. Giri Prasta pun mencontohkan Desa Munti Gunung, Karangasem yang dibandingkan dengan Tabanan yakni di Pupuan, mungkin Tabanan 10 kali lipat lebih maju dari Munti Gunung.

Setelah rumah selesai dibangun, masyarakat kembali mendapatkan bantuan sebesar Rp 15 Juta yang digunakan untuk membuka usaha. "Sesuai data yang saya terima, Kabupaten Tabanan mendapat 300 unit," paparnya.

Pihaknya meminta kepada 300 orang penerima bedah rumah agar bertanggung jawab atas apa yang telah diberikan dan juga harus disyukuri.  Dia berharap semua kabupaten di Bali termasuk Pemprov Bali dan pemerintah Pusat melakukan pergerakan yang sama, bekerja dengan serius dan betul-betul membangun. “Tiang berharap Tabanan melakukan pergerakan. Badung dan seluruh kabupaten di Bali serta Pemprov Bali, pemerintah Pusat termasuk juga Presiden melakukan pergerakan yang sama. Hal yang baik mari kita tiru bersama-sama untuk kemajuan masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial I Gede Nyoman Gunawan mengatakan, dari sepuluh kecamatan yang ada di Tabanan, baru lima kecamatan menerima BKK bedah rumah. Dari lima kecamatan ini, yang paling banyak mendapatkan bantuan bedah rumah adalah Kecamatan Pupuan, yaitu sebanyak 146 unit. "Kami berharap, setelah dana cair, rumah dikerjakan secara gotong royong, tidak memerlukan tukang," jelasnya.  

Sebelum proses pencairan uang, pihaknya akan kembali melakukan pengecekan ke lapangan untuk memastikan data agar tidak double. "Saat ini uangnya belum ada. Mudah-mudahan Maret ini cair karena proses pencairan ada di Bapeda yang langsung diterima ke rekening masing-masing penerima," ucapnya.

(bx/ras/aim/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia