Rabu, 18 Sep 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Sekda Badung Serahkan Hibah Rp 500 Juta di Banjar Adat Kurubaya

20 Maret 2019, 08: 06: 18 WIB | editor : I Putu Suyatra

Sekda Badung Serahkan Hibah Rp 500 Juta di Banjar Adat Kurubaya

KARYA: Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Karya Ngenteg Linggih, Mamungkah, Padudusan Alit, Wrhaspati Kalpa, serta menyerahkan dana hibah di Pura Desa dan Puseh, Banjar Adat Kurubaya, Desa Perang, Kelurahan Lukluk, Kecamatan Mengwi, Senin (18/3).

Share this      

BALI EXPRESS, MANGUPURA - Sekretaris Daerah Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Karya Ngenteg Linggih, Mamungkah, Padudusan Alit, Wrhaspati Kalpa di Pura Desa dan Puseh, Banjar Adat Kurubaya, Desa Perang, Kelurahan Lukluk, Kecamatan Mengwi, Senin (18/3) lalu. Selain melaksanakan persembahyangan, Sekda Adi Arnawa juga masimakrama dengan masyarakat pangempon pura setempat.

Karya ini mendapat dukungan dana hibah Pemkab Badung sebesar Rp 500 juta, yang diserahkan Sekda Adi Arnawa, dan diterima Panitia Karya I Wayan Madra. Hadir dalam kesempatan tersebut, Camat Mengwi I Gst Ngr Gede Jaya Saputra, Lurah Lukluk I Made Suardita, tokoh masyarakat IGN Kusuma Kelakan, dan Putu Rara Hita Sukmadewi. Hadir pula Bendesa Adat Perang I Made Sura, Bendesa Adat Anggungan I Gede Sukarwila, Bendesa Adat Lukluk I Wayan Darma, beserta kelian adat dan dinas se-Kelurahan Lukluk, tokoh, serta masyarakat setempat.

Madra menyampaikan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan Pemkab Badung. Dengan adanya bantuan ini, masyarakat pangempon Pura Desa dan Puseh yang berjumlah 175 orang merasa sangat terbantu. Dijelaskan, masyarakat Desa Adat Kurubaya sebelumnya menjadi pangempon di Pura Desa dan Puseh di Aban Desa Adat Tegal. Karena jarak yang jauh, serta faktor lalu lintas yang sangat padat, pihaknya berinisiatif bersama warga mendirikan Pura Desa dan Puseh di Desa Adat Kurubaya ini.

Pembangunan pura, kata dia, dimulai 2012 silam di atas lahan seluas 40 are dan selesai serta di-plaspas pada 2014 lalu. “Untuk tahun ini kami melaksanakan Karya Ngenteg Linggih, Mamungkah, Padudusan Alit Wrhaspati Kalpa, serangkaian telah rampungnya pembangunan pura. Serta sebagai sarana kelengkapan di dalam upacara dan upakara, baik sekala maupun niskala,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, karya ini dimulai sejak 8 Januari dan puncaknya bakal dilaksanakan pada 23 Maret 2019 mendatang. Rangkaian upacara ini menggunakan upakara Macatur Rebah, Mababangkit Agung dan Macaru Wrhaspati Kalpa.

Dalam simakrama itu, Sekda Adi Arnawa sangat mengapresiasi pelaksanaan upacara tersebut. Sekda juga mengapresiasi masyarakat pangempon pura yang sudah bersatu dalam melaksanakan upacara Karya Ngenteg Linggih. Ini merupakan wujud sraddha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa melalui yadnya yang telah dilaksanakan. “Semoga karya ini berjalan baik dan lancar sesuai harapan krama, labda karya sida sidaning don,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, Kabupaten Badung merupakan kabupaten yang mendapatkan hasil pajak tertinggi dari pariwisata. Sehingga dengan hasil ini, kata dia, pemerintah dapat membantu serta meringankan beban pribadi serta komunal masyarakat, sesuai dengan visi dan misi Bupati Badung. “Untuk itu kami mewakili pemerintah mengimbau, masyarakat agar senantiasa bersatu. Sehingga tercipta keamanan serta kondusifitas. Dengan demikian, Kabupaten Badung khususnya, dan Bali umumnya, akan tetap menjadi daya tarik wisata dengan budayanya,” ujar Adi Arnawa.

(bx/adi/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia