Rabu, 18 Sep 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Hilang Sehari, Dadong Tinggen Ditemukan Tewas di Sawah

20 Maret 2019, 19: 55: 34 WIB | editor : I Putu Suyatra

Hilang Sehari, Dadong Tinggen Ditemukan Tewas di Sawah

EVAKUASI: Korban Ni Ketut Tinggen saat dievakuasi dari TKP. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, SERIRIT - Sesosok mayat berjenis kelamin perempuan ditemukan dalam posisi tertelungkup di areal persawahan pada Rabu (20/3) sekira pukul 07.00 Wita. Penemuan mayat tersebut cukup menghebohkan warga di Banjar Dinas Taman, Desa Mayong, Kecamatan Seririt, Buleleng.

Rupanya identitas dari mayat tersebut tak lain adalah Ni Ketut Tinggen, warga asal Banjar Dinas Sari, Desa Bestala, Kecamatan Seririt. Jenazah wanita sepuh berusia 75 tahun itu pertama kali ditemukan seorang warga bernama Gusti Made Loka, 74.

Kala itu, saksi Gusti Loka  sedang melintas di pematangan sawah. Secara tidak sengaja kedua matanya tertuju kepada sosok mayat, dalam keadaan telungkup, dan bagian wajahnya berada di dalam air lumpur.

Spontan saja Gusti Loka dibuat kaget bukan kepalang. Selanjutnya ia pun langsung memanggil para warga serta aparat kepolisian untuk membantunya melakukan evakuasi. "Ketika diangkat warga, tubuh korban sudah kaku. Juga disekitar TKP ditemukan sandal, ember dan baju yang merupakan barang milik korban," jelas Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Sumarjaya, Rabu siang.

Dari hasil visum yang dilakukan di Puskemas Seririt, sambung Sumarjaya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban. Pihak medis hanya menemukan beberapa bagian kulit korban yang telah terkelupas, dan diperkirakan tewas lebih dari 12 jam.

"Sampai kini belum diketahui penyebab kematiannya karena apa. Masih dalam tahap penyelidikan. Namun dugaan sementara yang bersangkutan meninggal karena sakit," ujarnya.

Kepada polisi keluarga korban menuturkan jika korban diketahui meninggalkan rumah pada Selasa (19/3) sekira pukul 15.00 wita. Hanya saja pihak keluarga justru tidak mengetahui korban hendak kemana. Imbuh Sumarjaya, selama ini, korban pun disebut memiliki riwayat gangguan kejiwaan, dan hingga saat ini sedang menjalani proses rawat jalan di RSUD Buleleng.

"Saat ini jenazahnya sudah disemayamkan di rumah duka. Keluarga menolak dilakukan autopsi. Tetapi kami tetap akan melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban," tutupnya.

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia