Minggu, 21 Apr 2019
baliexpress
icon featured
Politik

KPU Tabanan Coret 12 WNA yang Masuk Dalam DPT

20 Maret 2019, 22: 34: 06 WIB | editor : Hakim Dwi Saputra

KPU Tabanan Coret 12 WNA yang Masuk Dalam DPT

PLENO : Rapat pleno KPU Tabanan, Rabu (20/3). (DEWA RASTANA/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, TABANAN - 12 WNA yang masuk dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) di Tabanan akan dicoret KPU Tabanan. Hal tersebut dipastikan dalam Rapat Pleno Penetapan Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTb), Rabu (20/3).

Ketua KPU Tabanan, I Putu Gede Weda Subawa mengatakan, berdasarkan surat KPU RI, ada 12 WNA masuk DPT di Tabanan. Awalnya, berdasarkan surat KPU RI pada tanggal 5 Maret 2019, hanya ada 5 WNA yang masuk DPT.  Namun setelah ditelusuri, ternyata pada tanggal 15 Maret 2019,  KPU Tabanan kembali menerima surat dari KPU RI bahwa ada lagi 7 WNA yang masuk DPT, sehingga totalnya 12. "Saat itu kami diminta memfaktualkan, dan ke-12 orang ini memang WNA yang memiliki e-KTP," ungkapnya.

KPU Tabanan mencoret ke-12 WNA tersebut  dari DPT. Jadi secara otomatis WNA tersebut tidak berhak melakukan pencoblosan pada Pemilu 17 April 2019 mendatang. Karena sesuai aturan, yang boleh memberikan hak pilihnya dalam Pemilu hanya WNI yang sudah memiliki e-KTP. "Jumlah DPT tetap, tetapi WNA ini kami coret. Meskipun sudah punya e-KTP, mereka tetap tidak bisa memilih karena mereka masih berkewarganegaraan asing ," sambungnya.

Kendatipun ada WNA yang masuk dalam DPT, ia mengaku, tidak akan berpengaruh terhadap data pemilih tetap di Tabanan. Menurut hasil rapat pleno DPTb, kini jumlah daftar pemilih tetap tambahan di Tabanan sebanyak 366.238,  yang mulanya sebanyak 366.150 pemilih. Jadi ada tambahan lagi 88. “Penambahan terjadi karena adanya pemilih yang masuk dan keluar, baik dalam antar provinsi, kabupaten dan daerah pilihan," pungkas Weda.

(bx/ras/aim/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia