Selasa, 23 Apr 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Pasar Badung Diresmikan, Jadi Ikon Pengembangan Ekonomi Kerakyatan

22 Maret 2019, 07: 51: 08 WIB | editor : I Putu Suyatra

Pasar Badung Diresmikan, Jadi Ikon Pengembangan Ekonomi Kerakyatan

MEGAH: Pasar Badung Kota Denpasar dengan tampilan yang megah. (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Pasar Badung yang telah dimulai pengoperasianya sejak 24 Februari lalu kini bersiap untuk diresmikan Jumat (22/3) hari ini. Dengan demikian, masyarakat kini dapat menikmati beragam fasilitas seperti sedia kala  dan menjadi kado indah HUT ke-231 Kota Denpasar tahun 2019 ini. Tentunya dengan beragam fasilitas tambahan yang memberikan kenyamanan bagi masyarakat untuk berbelanja.  

Mulai dari fasilitas umum yang ramah disabilitas, ramah anak, ruang bermain anak, Timbangan Pos Ukur Ulang Reward Kota Denpasar sebagai Kota Tertib Ukur Tahun 2017 oleh Dirjen Mtreologi Kementrian Perdagangan RI. Serta yang paling fenomenal Taman Kumbasari Tukad Badung sebagai inovasi yang dirangkaiakan dengan Smart Heritage Market Denpasar.

Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra saat dijumpai di sela -sela peninjauan keseiapan peresmian Pasar Badung, Rabu (20/3) menjelaskan,  pembangunan Tahap I yang menggunakan dana Tugas Pembantuan (TP) dari Kementrian Perdagangan telah tuntas 21 Desember 2017 lalu. Dilanjutkan dengan pembangunan Tahap II yang menggunakan dana APBD Kota Denpasar yang telah tuntas pengerjaanya 28 Desember 2018 lalu.

“Seluruh pengerjaan fisik telah tuntas, dan kini Pasar Badung dapat ditempati kembali oleh para pedagang dan siap beroperasi seperti sediakala. Dengan beragam fasilitas tambahan guna mendukung perkembangan Pasar Tradisional,” ujar Rai Mantra.

Kegiatan peninjauan turut dihadiri Pangdam IX Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara ini. Rai Mantra mnjelaskan, dari pembangunan tahap I dan tahap II Pasar Badung yang telah tuntas, total seluruh meja los 1.450 unit. Ditambah jumlah kios 290 unit. Siap menampung seluruh pedagang lama Pasar Badung yang berjumlah 1.698 pedagang.

“Pasar Badung kini telah menjadi salah satu Pasar Rakyat dengan kualitas yang mumpuni dan bertaraf nasional. Sehingga diharapkan masyarakat nyaman berbelanja di Pasar Badung ini,” jelasnya.

Dirut PD Pasar Kota Denpasar, IB Kompyang Wiranata mengajak seluruh masyarakat dan steakholder terkait termasuk para pedagang agar senantiasa ikut menjaga beragam fasilitas yang telah tersedia. Sehingga ke depan Pasar Badung ini dapat menjadi pasar rakyat yang memiliki daya saing.  

 “Yang terus kami kembangkan dalam meningkatkan daya saing pasar tradisional adalah manajemen. Fasilitas dan infrastruktur penunjang yang harus dimodernisasi. Sedangkan prinsip dasar tetap berpedoman pada prinsip pasar rakyat . Yakni bersih, segar dan terpercaya,"katanya.

 Bahkan kata Wiranata,  saat ini pasar tradisional di Kota Denpasar telah menjadi bagian dari smart heritage market. Yang merupakan salah satu trobosan smart city Kota Denpasar.

Pasar Badung ini rampung dengan kapasitas 6 lantai, terdiri dari 2 basement dan 4 lantai untuk los dan kios. Dalam basement 1 (dasar) nantinya bisa menampung sekitar 42 mobil, dan 23 mobil box. Sedangkan, pada basement 2, kapasitas parkir yang bisa ditampung 82 mobil. Sementara untuk lantai dasar gedung, pedagang disediakan 48 unit los. Sedang lantai 1 sebanyak 483 unit los. Lantai 2 sebanyak 254 unit los, dan 145 unit kios.
Untuk lantai paling atas yakni lantai 3 disediakan 254 unit los dan 145 unit kios. Sehingga keseluruhan los berjumlah 1.450 unit ditambah jumlah kios sebanyak 290 unit dengan total keseluruhan los dan kios total berjumlah 1.740 unit. 

(bx/ade/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia