Minggu, 21 Apr 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Curi Uang Bule, Cleaning Servis Asal Klaten Diamankan Polsek Kutsel

22 Maret 2019, 21: 11: 39 WIB | editor : Hakim Dwi Saputra

Curi Uang Bule, Cleaning Servis Asal Klaten Diamankan Polsek Kutsel

CIDUK – Polsek Kuta Selatan amankan seorang cleaning service yang mencuri uang dolar milik bule Rusia. (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, BADUNG – Seorang cleaning servis asal Klaten Jawa Tengah, Haryono, 24, ditangkap Tim Opsnal Polsek Kuta Selatan (Kutsel) sehari setelah melakukan aksi pencurian uang di salah satu kamar tamu asing asal Rusia di Vila Uma D’kampoeng, Jalan Goa Gong Ungasan, Banjar Santi Karya, Ungasan, Selasa (18/3).

Berdasarkan laporan LP-B/55/III/2019/BALI/RESTA.DPS/SEK.KUTSEL, tertanggal 20 Maret 2019, korban Shapkina Maria, 23, asal Rusia, yang tinggal di TKP, kehilangan uang sebanyak 1200 dolar pada Senin (18/3) pukul 12.15. Menurut pengakuan pelaku, kejadian bermula ketika pelaku yang bekerja sebagai cleaning servis sedang bersih-bersih dan memasang seprei di kamar Villa Uma D’kampoeng. Pelaku saat itu masuk dengan menggunakan masterkey. Sewaktu mengganti seprei, pelaku melihat dompet plastik berisi uang dolar di dalam rak almari kamar korban.

Setelah memasang seprei, pelaku mengambil dompet plastik tersebut dan mengambil 10 lembar uang  pecahan 100 dolar. Selanjutnya pelaku mengambil uang dalam dompet yang tersimpan dim laci meja rias sebanyak 2 lembar pecahan 100 dolar. Total uang yang diambil senilai 1.200 dolar.

“Pelaku mengambil uang dengan mudah di dompet plastik dalam almari yang tidak terkunci dan dompet di laci meja rias,” ungkap Kapolsek Kuta Selatan AKP Doddy Monza

Berdasarkan informasi tersebut Tim Opsnal langsung mendatangi TKP dan melakukan pengecekan CCTV di areal Vila. Kemudian petugas melakukan pemeriksaan kepada pelaku di tempat kerjanya. Pelaku mengakui perbuatannya mengambil uang dalam Villa C5 dan dititipkan kepada pacarnya.

Pelaku dibawa ke tempat pacarnya Dhea Krismonica yang bekerja di G Mart Jalan Goa Gong, di sebelah Kampus Politeknik Unud Jimbaran. Petugas kemudian mengamankan barang bukti uang 600 dolar dan Rp 8,3 juta. Keduanya kemudian dibawa ke Mapolsek Kuta Selatan. “Menurut pelaku, uang 600 dolar sudah ditukar di money changer di sebelah Nirmala Ungasan sebesar Rp 8,5 juta. Uang tersebut digunakan untuk keperluan makan, beli rokok dan beli bensin sebesar Rp 240 ribu. Pelaku kami jerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” tandasnya.

(bx/afi/aim/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia