Selasa, 22 Oct 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Polres Badung Amankan Pengedar Pil Koplo

22 Maret 2019, 21: 32: 45 WIB | editor : Hakim Dwi Saputra

Polres Badung Amankan Pengedar Pil Koplo

NARKOBA - Enam tersangka penyalahguna dan pengedar narkoba diamankan Sat Resnarkoba Polres Badung. (AYU AFRIA ULIFA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, BADUNG –  Lima orang tersangka pengguna dan seorang tersangka pengedar narkoba ditangkap Polres Badung dalam kurun waktu dua pekan. Di antaranya, seorang pengedar pil koplo berinisial PW, 36, ditangkap dengan barang bukti 990 buti pil koplo warna putih, 627 butir pil koplo warna kuning, dan 0,27 gram sabu di Jalan Penataran Sari Banjar Gunung, Pemogan Denpasar Selatan, Sabtu (16/3) pukul 15.30.

Menurut keterangan Kapolres Badung AKBP Yudith Satrya Hananta, tersangka menjual pil koplo karena terdesak kebutuhan ekonomi. Pil koplo yang dibelinya di Jember dihargai Rp 1500 per butir. Barang tersebut dipesan dan dikirim melalui paket kiriman bus. “Tersangka sudah tiga kali mengirim barang haram ini ke Bali. Barang ini dijual Rp 2000 per butir. Kalau sabunya dipakai untuk stamina karena bekerja sebagai buruh serabutan,” ungkapnya.

Barang haram tersebut ditemukan di rumah tersangka dan ditaruh begitu saja di lantai kamarnya. Kini tersangka dijerat Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 juncto Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.

Sementara itu, tersangka lain pengguna narkotika, di antaranya dua orang guide berinisial JL, 34 dan TRM, 36. Tersangka JL ditangkap di Jalan Raya Diponegoro, Banjar Ambengan Desa Pedungan, Sabtu (9/3) pukul 17.00. dengan barang bukti 0,35 gram sabu, 0,09 gram ganja sisa pakai dan 0,25 gram ganja dalam paket. Sedangkan TRM, 36, ditangkap di dalam KFC Jalan Raya Sesetan, Banjar Pegok, Sesetan, Sabtu (9/3) pukul 23.30 dengan barang bukti 0,83 gram sabu. “Tersangka mengaku menggunakan barang haram tersebut agar kuat menemani tamu asing. Mereka sudah satu tahun menjadi pemakai,” imbuhnya.

Tersangka lain adalah karyawan swasta berinisial KKB 24 dan DCS, 37, yang ditangkap di Jalan Gatot Subroto I, Banjar Tegeh Sari, Tonja Denpasar Utara pada Rabu (13/3) pukul 17.30. Kedua tersangka juga mengaku menggunakan sabu untuk dopping stamina agar kuat bekerja dan menjadi tenang.

Seorang residivis tahun 2017 yang berprofesi sebagai engineering berinisial TTJ, 36, ditangkap di Jalan Pulau Galang gang Kubu Sari, Banjar Gunung, Pemogan pada Kamis (14/3) pukul 22.10 dengan barang bukti sabu 0,1 gram.

“Pengguna ini mengaku mendapat barang dari Lapas. Maksudnya, barang tetap dari luar, tetapi pengendalinya ada di dalam lapas,” tuturnya. Total barang bukti yang diamankan dari penangkapan ini sebanyak 2,4 gram sabu, 1.617 butir pil koplo dan 0,34 gram ganja.

(bx/afi/aim/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia