Senin, 09 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Selundupkan Anak Orang Utan, Seorang Warga Rusia Ditangkap

23 Maret 2019, 08: 18: 07 WIB | editor : Hakim Dwi Saputra

Selundupkan Anak Orang Utan, Seorang Warga Rusia Ditangkap

DIBIUS : Anak orang utan yang akan diselundupkan ZA ke Rusia ditaruh dalam keranjang dalam kondisi terbius. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRES, DENPASAR - Bandara International I Gusti Ngurah Rai digegerkan dengan penemuan anak orang utan yang dibius dan dimasukan dalam keranjang kecil pada Jumat malam (22/3). Sekitar pukul 22.30.

Perlakuan sadis ini sengaja dilakukan oleh warga negara asing (WNA) berkebangsaan Rusia bernisial ZA. Petugas Karantina Denpasar dan Avsec yang berjaga mendapatkan orang utan yang dibawa pelaku ini di keberangkatan internasional.

DIGAGALKAN : Upaya penyelundupan anak orang utan keluar negeri digagalkan petugas gabungan di Bandara Internasional Ngurah Rai

Awalnya petugas tidak berani membuka keranjang tersebut. Lantaran takut orang utan yang awalnya dikira kera ini bersifat agresif. "Saat dibawa ke ruang pemeriksaan ternyata bikin terkejut. Jenisnya orang utan yang dilindungi. Pengakuannya (pelaku) dibeli dari Jawa," ungkap Penanggung Jawab Karantina Wilayah Kerja Bandara I Gusti Ngurah Rai Dewa Delanata.

Dari keterangan pelaku, anak orang utan tersebut dibeli seharga 300 Dollar USA. Anak orang utan berjenis kelamin jantan berumur sekitar dua tahun itu dalam kondisi terbius.

Pelaku diduga membiusnya dengan cara memberikan obat yang dicekoki melalui spuit. Reaksi obat bius itu sekitar dua sampai tiga jam. Itu diketahui setelah ditemukan adanya spuit dan obat bius pada koper bawaan pelaku.

"(Pelaku) rencananya melakukan penerbangan ke Korea untuk transit. Di sana pelaku akan membiusnya (orang utan) lagi dan melanjutkan perjalanan ke Rusia. Sadis memang," jelasnya.

Selain ditemukan obat bius dalam kopernya, ternyata WNA ini juga rencananya akan menyelundupkan tokek sebanyak dua ekor dan kadal sebanyak lima ekor yang didapatkan dalam kopernya.

Sementara itu, barang bukti diserahkan BKSDA dan KP3 untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Pelaku kini sudah diamankan dan menjalani pemeriksaan.

(bx/afi/aim/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia