Senin, 09 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Hujan Angin Landa Kecamatan Petang, Gudang Ayam Rusak

24 Maret 2019, 22: 45: 44 WIB | editor : Hakim Dwi Saputra

Hujan Angin Landa Kecamatan Petang, Gudang Ayam Rusak

RUSAK : Gudang ayam milik warga Banjar Petang Kelod, Desa Petang, Kecamatan Petang, AA Ngurah Sudarsana rusak lantaran diterjang hujan deras dan angin kencang, Minggu (24/3). (BPBD BADUNG FOR BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, MANGUPURA - Cuaca ekstrem Minggu (24/3) mengakibatkan sejumlah pohon bertumbangan di Badung Utara, khususnya Kecamatan Petang. Bahkan di Banjar Petang Kelod, gudang ayam dan kayu milik warga rusak. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 50 juta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 13.30 terjadi hujan disertai angin kencang. Kontan saja pohon di tegalan warga roboh, termasuk gudang ayam dan gudang kayu milik warga, AA Ngurah Sudarsana, 48, juga mengalami kerusakan. Gudang seukuran 8 x 5 meter itu rusak di bagian atap. "Tim kami mendapat laporan adanya beberapa pohon tumbang dan gudang milik warga yang rusak sekitar pukul 13.35," ungkap Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung, dr Ni Nyoman Ermy Setiari.

Atas laporan tersebut, lanjut Ermy, pihaknya langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi. Tim kemudian melakukan asesmen dan pendataan. "Berdasarkan asesmen dan pendataan, korban jiwa nihil. Sementara kerugian material sekitar Rp 50 juta," terangnya.

Ermy Setiari pun mengimbau agar masyarakat waspada dan hati-hati. Pasalnya cuaca ekstrem diprediksi masih berlangsung beberapa hari ke depan. Terlebih kawasan Badung utara rawan bencana pohon tumbang dan tanah longsor. "Tetap waspada dan hati-hati. Mari saling mengingatkan dan jaga keselamatan diri dan keluarga. Bila perlu bantuan, bisa menghubungi BPBD," tekannya.

Tak hanya itu, beberapa minggu belakangan, BPBD Badung juga disibukkan penanganan banjir hingga bangunan tersambar petir. Di antaranya satu vila di Jalan Batu Bolong, Banjar Karang Bromo, Pecatu, Kuta Selatan ludes terbakar lantaran diduga tersambar petir di bagian atap, Jumat (22/3). Akibat kejadian tersebut, empat bangunan vila terbakar drngan kerugian mencapai Rp 200 juta.

(bx/adi/aim/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia