Rabu, 18 Sep 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Sopir Taksi Asal Karangasem Curi Laptop Staf PBB

25 Maret 2019, 19: 19: 59 WIB | editor : Hakim Dwi Saputra

Sopir Taksi Asal Karangasem Curi Laptop Staf  PBB

CURI : Pelaku pencurian laptop milik staf PBB diamankan Polisi. (AYU AFRIA ULIFA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR  –  Seorang supir taksi asal Kecamatan Abang, Karangasem, I Gede Gunawan, 23, ditangkap Tim Opsnal Polsek Kuta saat melintas di sebelah timur Patung Kuda Tuban.beberapa jam usai melakukan pencurian laptop milik seorang anggota PBB (Staf UNHCR) di Bangladesh,  bernama Charlie Roy Goodlake, 27,  Jumat (22/3).

Dari laporan korban LP-B/83/III/2019/Bali/Resta Dps/Sek Kuta, tertanggal 22 Maret 2019, pukul 15.00 setelah landing, korban bertemu seseorang di parkiran International Bandara Ngurah Rai yang menawarkan jasa transport untuk mengantarnya ke hotel di Bali Mandira Beach Resort & Spa Legian, Kuta. “Korban setuju diantar dengan harga Rp500 ribu. Kemudian pelaku menaikkan koper korban. Saat itu korban sempat mengecek laptop miliknya di kantong luar kopernya dan masih ada,” ungkap Kapolsek Kuta AKP T. Ricki Fadlianshah, Senin (25/3).

Sesampainya di Bali Mandira Beach Resort & Spa, korban langsung masuk ke kamarnya. Saat mengecek isi kopernya, resleting kantong tempat menyimpan laptop Macbook merek Apple warna Silver dalam kondisi terbuka. Setelah dicek, ternyata laptopnya sudah raib. Akibat kejadian itu, rencana kunjungan ke Bali selama empat hari berantakan, lantaran banyak dokumen penting tersimpan di dalam laptop tersebut. Atas kejadian tersebut, korban melapor ke pihak kepolisian setempat.

Menindaklanjuti laporan korban, Tim Opsnal Polsek Kuta mendatangi TKP dan langsung memeriksa CCTV.  Setelah mengantongi informasi terkait identitas pelaku, petugas langsung melakukan penyelidikan ke Bandara Ngurah Rai dan sekitarnya.

Akhirnya pelaku terlihat melintas menggunakan Toyota Rush warna Silver Nopol DK 1703 DC di sebelah timur Patung Kuda Tuban. Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti yang dimaksud di dalam bagasi mobilnya.

“Pelaku mengaku mengambil laptop tersebut di depan lobby Bali Mandira Hotel Beach Resort & Spa saat menurunkan koper korban. Pelaku memang sengaja tidak memberitahu laptop tersebut ada di bagasi belakang kepada korban. Alasannya karena factor ekonomi,” jelasnya.

Pengakuannya usai mengantar korban, pelaku lalu kembali ke bandara untuk mencari penumpang lainnya. Setelah sampai di Bandara, pelaku mengecek bagasi mobilnya untuk memastikan laptop tersebut masih tersimpan. “Tersangka kami jerat Pasal 362 KUHP dengan acaman 5 tahun penjara,” tegasnya.

Sementara itu Staf PBB yang ada di Bali, Drajat Wibawa menyampaikan bahwa mewakili pihak korban memberikan apresiasi kepada Polresta Denpasar dan Polsek Kuta. Karena dalam waktu yang cepat dapat mengungkap kasus ini. Korban baru pertama kali datang ke Bali dalam rangka official business. 

“Korban sangat menyesalkan kejadian tersebut karena dia pikir Bali adalah surga di mana dia bisa bersenang-senang. Namun harus mengalami kerugian, meskipun dalam bentuk laptop yang harganya hanya Rp16 juta, karena ada dokumen-dokumen penting di dalamnya,” jelasnya.

(bx/afi/aim/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia