Jumat, 21 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Tinjau Saluran Irigasi Jebol, Kasta Perintahkan Penanganan Cepat

27 Maret 2019, 18: 57: 40 WIB | editor : I Putu Suyatra

Tinjau Saluran Irigasi Jebol, Kasta Perintahkan Penanganan Cepat

TINJAU LOKASI: Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta saat meninjau saluran irigasi jebol di Subak Akah, Tempek Pekarangan, Desa Akah, Klungkung Rabu (27/3). (HUMAS PEMKAB KLUNGKUNG FOR BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, SEMARAPURA - Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta meninjau jebolnya saluran irigasi Subak Akah, Tempek Pekarangan, Desa Akah, Klungkung, Rabu (27/3). Setelah melihat kerusakan serta dampaknya, Kasta perintahkan instansi terkait segera melakukan perbaikan. Terlebih kejadian itu sudah terjadi 6 bulan lalu.

Kasta datang ke lokasi didampingi Kepala Dinas Pertanian Klungkung Ida Bagus Juanida, Perbekel Akah I Nyoman Sujati dan beberapa pejabat terkait lainnya. Kasta menegaskan agar instansi terkait melakukan kajian matang sebelum melakukan perbaikan saluran irigasi tersebut. “Saya sudah tugaskan dinas terkait terlebih dahulu memasang pipa dan semoga tidak ada halangan agar air cepat bisa kembali mengalir,” ujar Kasta.

Pejabat asal Desa Akah ini juga mengimbau, sebelum irigasi itu diperbaiki, warga yang rumahnya dekat lokasi lebih berhati-hati. Pun demikian dengan anggota subak.

Klian Subak Akah I Wayan Sukra mengungkapkan, saluran irigasi tersebut jebol 9 September 2018. Kejadiannya sekitar pukul 21.00. Panjang saluran irigasi yang jebol sekitar 40 meter. Pascajebol, Subak Tempek Pekarangan tidak bisa menggarap sawah karena tidak air mengalir. Sekitar 12 hektare lahan sawah terkena dampak kerusakan itu. Sukra menegaskan, anggota subak tersebut berharap saluran irigasi cepat diperbaiki. “Semoga pemerintah bisa mengkaji lebih lanjut agar saluran irigasi subak ini bisa kembali beroperasi,” harapnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (PUPRKP) Klungkung Made Jati Laksana mengatakan, perbaikan tersebut merupakan tanggung jawab Balai Wilayah Sungai Bali  Penida. Secara teknis ia melihat sulit melakukan perbaikan karena saluran irigasi berada di tebing setinggi sekitar 15 meter. Pemasangan pipa bisa saja dilakukan, namun harus dipikirkan tempat menggantung pipanya.  

(bx/wan/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia