Minggu, 26 May 2019
baliexpress
icon featured
Bali Under The Moon

Buktikam Eksistensi, Ake Buleleng Rilis album kedua

01 April 2019, 09: 46: 25 WIB | editor : I Putu Suyatra

Buktikam Eksistensi, Ake Buleleng Rilis album kedua

PRODUKTIF: Band satu ini memang produktif, bahkan Ake Buleleng kembali meluncurkan album kedua. (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Pasar industri musik Bali semakin berwarna dengan kehadiran karya-karya terbaru. Dan kali ini, group band bentukan 30 Maret 2015 ini yaitu Ake Buleleng turut ikut berkontribusi. Tidak tanggung-tangung, band yang digawangi oleh para seniman musik hebat, diantaranya Budi Kurniawan (drums), Ngurah Noky (bass), I Gde Kurniawan (guitar), Agus Jrink dan Pande Unyil sebagai vokal ini langsung menggebrak dengan karya full album bertajuk ‘Semangat Berkarya’. 


Dalam album kedua yang diproduksi oleh Demores Rumah Musik dengan Komposer, I Gde Kurniawan ini,  Ake Buleleng menghiasi warna musik dengan 9 judul lagu. Diantaranya ‘Semangat Berkarya’, ‘Ikaku’, ‘Depang Anake Ngadanin’, ‘Sahabat Sejati’, ‘Paedah’, ‘Lagu Luu, ‘Suksma Meme Lan Bape’, ‘Raska Cinta Pertama’, dan ‘Perbedaan Bukan Alasan’. 


Pande Unyil selaku vokalis dari Ake Buleleng ini menjelaskan jika dari kesembilan single tersebut di bagi kedalam dua bahasa. Tujuh lagu berbahasa bali dan dua lagu berbahasa Indonesia. Tentu dengan sejumlah karya-karya ini, pria yang akrab disapa Pande ini dengan tegas mengatakan bahwa pihaknya ingin memperlihatkan bukti eksistensi dalam bermusik sekaligus sebagai wadah berekspresi serta berkesenian. “Pernyataan tersebut sesaui dengan makna dari judul album yang kita namai ‘Semangat Berkarya’,” tutur Pande saat diwawancarai koran Bali Express (Jawa Pos Group) saat sesi perilisan album tersebut, Minggu siang kemarin (31/3). 


Album yang kental dengan genre musik pop rock ini diakuinya, jika ‘Semangart Berkarya’ dipilih sebagai judul album karena Semangat Berkarya selain sebagai lagu pamungkas juga dimaksudkan untuk membakar semangat kita khususnya Ake Buleleng, semua musisi di Bali dan Buleleng pada khususnya untuk terus berkarya dan berkesenian. “Album ini digarap dalam waktu satu tahun, mengingat kesibukan masing-masing personil sangat padat diluar profesi bermusik. Jadi kami rekaman secara bertahap. Dan atas dasar semangat itulah, kita berupaya untuk bisa melahirkan karya musik meski berada ditengah kesibukan masing-masing,” jelasnya.


Sementara itu, terkait keunikan yang ada pada album ‘Semangat Berkarya’ dengan album sebelumnya bertitle ‘Yuk ke Buleleng’, Pande dengan tegas mengatakan sangat berbeda. Materi lagu di album kali ini lebih simple dan bertanggung jawab. Di album pertama, secara musical di garap dengan aransemen yang banyak dan cenderung padat. Sedangkan di album ke dua ini aransemen dibuat lebih simple dan easy listening. Disamping itu juga, lebih real untuk membawakan pada saat live performance.


“Ya harapan ke depan tentunya tidak jauh berbeda dengan album dan karya-karya kami sebelumnya, kami ingin terus eksis dan ingin terus bermusik. Semoga album ini bisa menambah ruang, pengalaman serta portofolio musik kami. Dan semoga bisa menginspirasi musisi-musisi muda lainnya untuk terus berkesenian,” tutupnya.

(bx/vir/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia