Rabu, 13 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Bali Resik Sampah Plastik di Denpasar Sasar Delapan Pantai

08 April 2019, 08: 14: 08 WIB | editor : I Putu Suyatra

Bali Resik Sampah Plastik di Dempasar Sasar Delapan Pantai

MERESIK: Para peserta Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik diantara tumpukan sampah di Pantai Biaung, Kesiman, Denpasar Minggu (7/4). (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) melakukan Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik pada Minggu (7/4) pagi kemarin. Kegiatan tersebut merupakan aksi yang dilakukan serentak di seluruh kabupaten dan kota di Bali. Khusus di Denpasar, aksi mereresik (bersih-bersih) dilangsungkan di beberapa tempat, seperti Pantai Biaung Kesiman¸ Muara Tangtu, Padang Galak, Pantai Matahari Terbit, Pantai Segara, Pantai Mertasari, dan Pantai Semawang.

Kadis LHK I Ketut Wisada saat ditemui kemarin mengatakan, kegiatan Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik serentak ini, merupakan wujud konsistensi Pemkot Denpasar dalam mengawal penerapan Peraturan Walikota Denpasar Nomor 36 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik. “Tujuan pelaksanaan kegiatan ini untuk menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, sebagai bentuk edukasi, agar kedepannya masyarakat tidak lagi secara serampangan membuang sampah ke sungai dan gorong-gorong. Hal tersebut yang nantinya akan berakibat fatal mencemari wilayah pantai,” ungkap Wisada didampingi Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 I Ketut Adi Wiguna.

Dia menjelaskan, pemilihan lokasi pantai dalam aksi bersih-bersih itu, juga tak lepas dari fungsi pantai sebagai kawasan suci dan destinasi pariwisata. “Tentu kita wajib untuk menjaga kebersihan. Agar menarik minat para wisatawan yang berkunjug ke Kota Denpasar,” tambahnya.

Dalam kegiatan kemarin, pihaknya juga turut bekerja sama dengan beberapa komunitas-komunitas lingkungan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap ancaman bahaya sampah plastik.

Pada program kemarin pagi tersebut, DLHK Kota Denpasar mengerahkan lebih kurang sekitar 40 armada pengangkutan sampah. Armada tersebut berupa truk besar, moci, byson, hilux, hingga grandmax. “Armada itu yang semuanya digunakan untuk mengangkut sampah yang telah terkumpul,” sambungnya.

Lebih lanjut Wisada menjabarkan, sampah yang dikumpulkan dominan berupa sampah plastik. Sampah plastik tersebut ada yang berupa sedotan, hingga bungkus snack. Sedangkan sampah non plastik kebanyakan berupa batang pohon. “Sampah tersebut merupakan kiriman dari luar Denpasar akibat gelombang, dan perubahan arah angin,” klaimnya.

Dia melanjutkan, setelah sampah dikumpulkan, nantinya akan dilakukan pemilahan sesuai kategorinya. Sampah organik dibawa ke TPA. Sementara sampah anorganik diproses di bank sampah. Sedangkan total sampah yang berhasil dikumpulkan dari delapan lokasi tersebut mencapai 66 meter kubik. (akd)

(bx/bay/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia