Kamis, 20 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Dapur Ambruk Akibat Ledakan Tabung Gas di Bitera

08 April 2019, 16: 20: 44 WIB | editor : I Putu Suyatra

Dapur Ambruk Akibat Ledakan Tabung Gas di Bitera

AMBRUK: Tembok dapur milik Ni Nyoman Catri ambruk pasca kena ledakan tabung gas, Senin (8/4). (PUTU AGUS ADEGRANTIKA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, GIANYAR - Tembok dapur milik korban, Ni Nyoman Catri, 60, ambruk akibat ledakan tabung gas 3 kilogram di Banjar Roban, Kelurahan Bitera, Kecamatan Gianyar, Senin (8/4). Diduga ledakan terjadi akibat adanya kebocoran pada tabung gas dan dapur fentilasinya tidak bagus. Korban mengalami luka bakar pada beberapa bagian tubuhnya dan saat ini masih dirawat di ruang IGD Rumah Sakit Sanjiwani Gianyar. 

Saat ditemui di IGD, kondisi Ni Nyoman Catri dalam keadaan sadar. Selain itu seluruh badannya diisi dengan selimut yang sebelumnya dikatakan diberikan pendingin untuk mengurangi rasa panas pada luka bakarnya. “Sempat saya menanak nasi pakai cubluk, kemudian saya tinggal sebentar ke pasar. Pas balik, saat buka pintu dapur langsung ada ledakan,” paparnya kepada Bali Express. 

Kejadian sekian detik itu membuat dapur yang berukuran sekitar 2x4 meter persegi itu temboknya ambruk. Bahkan Palinggih Sedan Karang tepat ada pada depan pintu masuk dapur juga mengalami kerusakan. Anehnya, meski dikatakan sempat ada ledakan dan semburan api, barang-barang perlengkapan upakara seperti tamas dan sebagainya yang ada di sana tidak ada tanda terbakar sama sekali. 

“Bau gas tidak ada, kalau berbau gas kan sudah tahu tanda-tandanya. Ini baru buka pintu langsung meledak,” ungkap Catri sambil berbaring di badnya. 

Sedangkan data yang berhasil dihimpun, berdasarkan keterangan saksi I Wayan Kicen,65, suami korban dan I Made Wijaya,37, anak korban menuturkan sekira pukul 06.00 korban bangun kemudian pergi ke dapur untuk memasak beras dijadikan nasi. Ditinggal ke pasar untuk membeli keperluan dapur, sepulang dari pasar sekitar pukul 07.00 korban kembali ke dapur untuk memasak. Baru membuka pintu dapur korban kaget karena disambar oleh api disertai suara ledakan yang sangat keras. 

Saat itu saksi bangun karena mendengar suara ledakan, kemudian saksi yang anak korban melihat ibunya ada di depan dapur dengan posisi berdiri. Dilihat bagian tangan, kaki dan perut korban terluka, selanjutnya dibawa ke Rumah sakit Sanjiwani Gianyar guna mendapat penangan lebih lanjut.

Diperkirakan penyebab terjadinya ledakan tersebut, akibat adanya kebocoran pada tabung gas. Terlebih pada kondisi dapur tidak layak dengan sirkulasi udara, atau fentalasi yang tidak bagus.

(bx/ade/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia