Minggu, 08 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Sportainment

Binaraga Bupati Gianyar Cup, Diharapkan Jadi Kejuaraan Tahunan

08 April 2019, 16: 25: 30 WIB | editor : I Putu Suyatra

Binaraga Bupati Gianyar Cup, Diharapkan Jadi  Kejuaraan Tahunan

BINARAGA: Kejuaraan Binaraga Bupati Gianyar Cup I yang dilaksanakan di Balai Budaya, Gianyar, Minggu malam (7/4). (HUMAS PEMKAB GIANYAR FOR BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, GIANYAR – Kejuaraan Binaraga Bupati Gianyar Cup I telah dilaksanakan pada 6 sampai 7 April 2019. Pelaksanaannya dilakukan pada Balai Budaya Gianyar. Ketua Persatuan Angkat Besi, Binaraga dan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PABBSI) Cabang Gianyar, I Wayan Bun Setiady, Minggu (7/4) malam berharap kerjuaraan serupa diselenggarakan setiap tahun.

Hal itu ia ungkapkan usai penutupan kejuaraan di Balai Budaya Gianyar. Alasannya, olahraga tersebut dikatakan  banyak peminatnya, terutama generasi muda yang saat ini banyak menggeluti olahraga olah tubuh itu. “Lewat event tahunan akan memotivasi para atlet muda, khususnya di Gianyar untuk giat berlatih sehingga muncul bibit  muda yang diharapkan berprestasi,” jelas Wayan Bun Setiady yang akrab disapa Obitz.

Dalam kesempatan itu, ia menambahkan kejuaraan binaraga mendapat dukungan penuh dari Pemkab Gianyar dengan hadiah total Rp.100 juta. Langkah itu dijelaskan juga sebagai ajang pemanasan atlet Gianyar menghadapi Porprov 2019 di Tabanan.

“Pada Porprov 2017 lalu, Gianyar jadi juara umum binaraga dengan 4 emas dan 2 perunggu. Ini memicu kami untuk terus berprestasi,” imbuhnya.

Kejuaraan binaraga sebelumnya dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, I Wayan Suardana, diikuti 60 atlet dari Bali, Jawa, Sumatera dan Kalimantan. Terdapat 3 katagori yang dipertandingkan untuk body contest, yakni New Muscles, Middle Muscles dan Pro Muscles.

Kelas yang dipertandingan antara lain 60 kg, 65kg, 70kg, 75kg dan 75 plus. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, I Wayan Suardana yang mewakili Bupati Gianyar menyampaikan, kejuaraan itu sangat efektif untuk mengukur sejauh mana keberhasilan pembinaan atau latihan yang telah dilaksanakan. “Prestasi tidak bisa dicapai secara instan tetapi melalui pembinaan yang berjenjang, terpola dan terstruktur. Untuk itu perlu dilaksanakannya secara berlanjut,” imbuh Wayan Suardana.

(bx/ade/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia