Rabu, 26 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Tak Terlilit Utang, Parwata Kucurkan Dana Motivasi UMKM

08 April 2019, 19: 00: 49 WIB | editor : Hakim Dwi Saputra

Tak Terlilit Utang, Parwata Kucurkan Dana Motivasi UMKM

DANA MOTIVASI: Ketua DPRD Badung, Putu Parwata, menyerahkan dana motivasi untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Senin (8/4), di gedung dewan. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, MANGUPURA - Ketua DPRD Badung, Putu Parwata, terus menepati jajinya dalam merealisasikan pembangunan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Badung. Politisi asal Dalung, Kuta Utara tersebut, Senin (8/4), kembali menggelontorkan dana motivasi untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bagi masyarakat Badung. Ada dua warga yang dibantu, yakni Ni Luh Nariati dan Ni Ketut Adnyani. Masing-masing diberikan bantuan sebesar Rp 1,5 juta.

Putu Parwata mengatakan, pemberdayaan masyarakat melalui  penguatan modal UMKM ini, merupakan  bagian terpenting dalam menjaga stabilitas ekonomi kabupaten. “Kegiatan ini merupakan peran pemerintah dalam meningkatkan masyarakat dalam berusaha untuk berdaya saing. Penguatan modal ini juga untuk menghindari para pengusaha kecil meminjam dana dari rentenir, sehingga mereka pun tidak terlilit utang,” ujarnya.

Lebih lanjut, alumnus Doktor Ekomomi Pembangunan, Universitas Udayana ini mengatakan,  pada periode keempat, pihaknya akan memberikan lagi bantuan untuk warung serta industri rumahan sejumlah 15 orang. “Ini merupakan salah satu kiat untuk menekan jumlah kemiskinan. Jika kesempatan berusaha ada, tentu saja masyarakat memiliki pendapatan untuk menjalani hidup,” papar Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung tersebut.

Selain lewat dana motivasi yang bersumber dari dana operasional Ketua DPRD Badung, tegasnya, bantuan permodalan juga dapat diperoleh dari hibah, Corporate Social Responsibility (CSR) serta program yang disusun di organisasi perangkat daerah. Selain itu, Pemkab Badung masih bisa memberikan rekomendasi bagi pelaku UMKM untuk memperoleh Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan BPD Bali dengan bunga hanya tujuh persen. “Khusus KUR hingga Rp25 juta, tidak kena syarat agunan,” tegasnya.

Pihaknya bisa memberikan rekomendasi, kata Parwata, karena Pemkab Badung merupakan pemegang saham tertinggi di BPD Bali. Oleh karena itu, tak ada alasan BPD tak mau menyalurkan KUR kepada UMKM di Badung.

Sementara itu, salah satu penerima bantuan penguatan modal dari Ketua DPRD Badung, Ni Luh Nariati mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada ketua DPRD Badung, Putu Parwata yang sangat memperhatikan para pengusaha kecil seperti dirinya. “Bantuan ini nantinya saya gunakan untuk menambah usaha yang sedang digeluti saat ini. Mudah-mudahan bantuan ini bisa terus berlanjut dan menambah motivasi  masyarakat untuk membangun usahanya,” ujarnya.

(bx/adi/aim/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia