Kamis, 23 May 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Koster Minta Sisi Niskala dan Makna 'Island of God' harus Terjaga

11 April 2019, 21: 05: 30 WIB | editor : Hakim Dwi Saputra

Koster Minta Sisi Niskala dan Makna 'Island of God' harus Terjaga

PEMBICARA: Gubernur Koster saat menjadi pembicara di acara Walk The Talk with Governor of Bali : Sinergy and Harmony Under Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Harris Hotel, Sunset Road Kuta, Kamis (11/4) petang. (HUMAS PEMPROV BALI FOR BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, BADUNG - Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan peran penting sektor kebudayaan bagi Provinsi Bali. Karena itu, dia meminta agar Bali sebagai Island of God harus dimaknai dan dijaga.

Dengan cara itulah, kata Koster, pariwisata Bali bisa bertahan, sebab kebudayaan, peradaban, seni, adat istiadat, serta kearifan lokal yang membuat wisatawan datang ke Bali sejak dulu, hingga Bali akhirnya disebut sebagai Island of God.

"Unsur niskala yang membedakan Bali dengan daerah lain. Itu yang harus dijaga agar kita survive (bertahan)," tegas Koster dalam acara bertajuk Walk The Talk with Governor of Bali : Sinergy and Harmony Under Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Harris Hotel, Sunset Road, Kuta, Kamis (11/4) petang.

"Taksu (aura) Bali kini menurun. Begitu pula kearifan lokal, alamnya, manusianya. Kalau dibiarkan, Bali tidak akan menarik bagi wisatawan. Untuk itu, harus ditata total, dikelola dengan serius," tegasnya lagi.

Di hadapan ribuan pelaku pariwisata Bali, Koster mengungkapkan pentingnya penyampaian visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, apalagi sektor pariwisata menjadi salah satu prioritas.

"Ke depan pariwisata Bali akan terus dibangun dan ditata. Para pelaku pariwisata harus terus dikomunikasikan mengenai regulasi, program, perda, pergub agar berjalan sesuai harapan semuanya," imbuhnya.

Gubernur asal Sembiran, Buleleng ini juga menyebut, pelaku pariwisata adalah pilar penting dalam berjalannya berbagai program terkait kepariwisataan. "Anda sekalian adalah pelaku utama di lapangan, yang melaksanakan, yang terkena dampak langsung kebijakan yang dijalankan," sebut Koster.


Dia juga menyatakan, pelaku pariwisata juga berperan besar untuk Bali agar dapat memperoleh manfaat maksimal dari kemajuan pariwisata.

"Ke depannya, selain mendukung pertumbuhannya, pariwisata juga harus tetap berbasiskan budaya serta dalam suatu tata kelola yang baik. Ditambah alokasi untuk promosi yang akan ditingkatkan jauh lebih tinggi," ujarnya.

Baik buruknya pariwisata Bali, menurut Koster, berdampak pula pada sektor ekonomi Bali dan sektor lainnya. "Semuanya harus disinergikan dan saling mendukung, bukan berjalan sendiri-sendiri," tegas alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.

Karena itu, mantan anggota DPR RI ini menegaskan, pemda sebagai pembuat regulasi, harus membuat kebijakan-kebijakan untuk kemajuan pariwisata, sekaligus regulasi tegas bagi mereka yang melanggar.

"Kita sudah buktikan saat menindak perusahaan-perusahaan ilegal yang beroperasi di Bali yang bisa menimbulkan pariwisata tidak sehat," katanya.

Selain itu, Koster juga memaparkan berbagai fasilitas tambahan yang akan dibangun seperti convention center, gedung kesenian berkapasitas besar, hingga museum tematik. "Tentunya infrastruktur pendukung. Jalan short cut, bahkan jalur kereta api," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wagub Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) meminta Pemprov Bali mengimplementasikan visi dan misi yang sudah disampaikan, termasuk penguatan pariwisata.

"Contoh lainnya, peraturan tentang sampah plastik, desa adat dan lainnya. Pelaku pariwisata harus mengetahui apa saja yang sudah dan sedang dilakukan," katanya.

Sementara itu, ketua panitia, Gusti Agung Ngurah Surya Wijaya mengatakan, tujuan menghadirkan lebih dari 1.500 peserta tersebut adalah untuk mensinergikan pemda dan stakeholder pariwisata.

"Pemda adalah pilar penting perkembangan pariwisata. Ini (acara) juga sebagai media evaluasi bersama, posisi, dan kondisi Bali sebagai destinasi pariwisata," pungkasnya.

(bx/hai/aim/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia