Jumat, 06 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Politik

Masa Tenang Pemilu, Bawaslu Imbau Warga ‘Dinginkan’ Medsos

11 April 2019, 22: 33: 47 WIB | editor : Hakim Dwi Saputra

Masa Tenang Pemilu, Bawaslu Imbau Warga ‘Dinginkan’ Medsos

MASA TENANG: Deretan APK di simpang tiga Jalan Kusuma Yudha dan Brigjen Ngurah Rai, Bangli, Kamis (11/4), mesti sudah diturunkan saat masa tenang. (AGUS EKA PURNA NEGARA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, BANGLI - Jelang masa tenang Pemilu 2019 pada 14-16 April 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bangli mengimbau masyarakat untuk menghormati masa tenang tersebut. Ketua Bawaslu Bangli Nengah Purna, Kamis (11/4) mengingatkan warga agar tidak lagi ‘memanas’, termasuk di media sosial (medsos) selama masa tenang.

Ajakan memilih salah satu pasangan calon presiden-wakil presiden, maupun calon legislatif melalui akun-akun pribadi maupun grup-grup medsos juga diingatkan untuk dihentikan. “Kami hanya bisa mengimbau masyarakat agar saat masa tenang, baik kampanye terbuka, rapat umum, pertemuan terbatas, pertemuan tatap muka, atau kampanye bentuk lain, seperti di medsos, dihentikan pada H-3 Pemilu,” harap Purna.

Bawaslu Bangli khawatir, praktik saling menjatuhkan caleg maupun paslon presiden-wakil presiden di medsos bisa memicu konflik, sehingga menimbulkan keadaan yang tidak kondusif. Apapun bentuk kegiatan maupun perbuatan berbau kampanye di media sosial, Nengah Purna meminta warga Bangli untuk tidak melakukannya.

 “Kita wajib menghormati masa tenang Pemilu agar situasi di daerah kita aman,” ucap komisioner asal Desa Pengotan, Bangli itu. Selama ini, memang tak ada aturan spesifik yang mengatur larangan berkampanye di medsos. Yang diatur hanya calon legislatif (caleg) maupun partai politik (parpol), diperkenankan kampanye dengan sistem berbayar di media siber, dimulai 23 Maret sampai 13 April 2019.

 “Kampanye sudah kami berikan waktu, jangan ada yang ‘memancing’ lagi. Masyarakat bisa memilih sesuai hati nurani, agar tidak ada intimidasi maupun mobilisasi kelompok tertentu,” tegasnya.

Imbauan juga ditujukan bagi parpol pengusung caleg di Bangli. Sebab, pada masa tenang ini, wilayah Bangli, khususnya Kota Bangli, sudah harus bersih dari alat peraga kampanye (APK), baik itu AKP yang difasilitasi KPU Bangli ataupun masing-masing caleg. 

Berdasarkan pantauan Bawaslu Bangli,  Kamis (11/4), belum ada parpol yang menurunkan APK mereka, khususnya di wilayah Kota Bangli. Jika selama H-3 Pemilu, APK belum juga diturunkan, pihaknya bersama Satpol PP Bangli akan menertibkan. “Kami harap wajah kota dan wilayah lain bersih APK menjelang Pemilu,” pungkasnya.

(bx/aka/aim/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia