Kamis, 20 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Bali Under The Moon

Female DJ Bebby Fey Tertarik Seni Tato Sejak SMA

12 April 2019, 17: 59: 46 WIB | editor : I Putu Suyatra

Female DJ Bebby Fey Tertarik Seni Tato Sejak SMA

DJ Bebby Fey (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, KUTA - Selain ketertarikannya dengan dunia musik sejak kecil, ternyata female DJ (disc jockey) Bebby Fey diam-diam tertarik pada seni rajah tubuh atau tato. Sosok talenta muda berbakat dari Bali yang kini sedang naik daun di industri dunia hiburan malam ibukota Jakarta ini mengaku bahkan mengaku mulai cinta dengan seni tato selagi duduk di bangku SMA.


Wanita muda yang kerap berpenampilan seksi dan atraktif dari balik turning table menuturkan, saat pertama kali memakai tato, dirinya masih enggan menunjukan kepada teman-teman. Apalagi kepada keluarga dan orang tua.

“Sejak SMA saya sudah suka dengan tato. Cuma, tatonya masih sembunyi-sembunyi dari teman-teman dan orang tua. Waktu itu masih SMA ya. Jadi masih segan untuk memperlihatkan. Tapi aku mulai berani full tattoo, ya sejak tinggal di Bali,” ujar Bebby Fey saat diwawancarai beberapa waktu lalu.


Gambar tato jenis flora dan fauna yang hampir menutupi seluruh kulit bagian punggung mulus putihnya itu memang terlihat sangat menarik. Kontur dan warnanya pun terlihat jelas.

Apabila baju yang dikenakannya sedikit terbuka. Pada bagian itu, Bebby pun lebih tertarik untuk menampilkan gambar burung merak dengan sayap besar menutupi punggungnya.

“Tato aku sih cuma satu saja di punggung. Tapi full back oriental. Bisa dibilang saya paling suka jenis new school tattoo seperti ini. Kalau nama tatonya peacock,” ungkapnya. 

Tato merak bagi Bebby punya arti dan makna tersendiri. Baginya, tato itu indah. Sepanjang gambar dan warnanya mendukung.

"Saya suka aja sama seni tatto tapi bukan berarti semua badan harus ditato juga. Jadi aku suka tato itu yang ada maknanya. Sebelum aku pakai tato, aku cari tahu dulu maknanya. Tidak asal-asalan karena emang untuk seumur hidup,” ungkap teman dekat female DJ fenomenal tanah air Gabby Vesta ini.

Hal itupun tentu menambah kesan sexy bagi dirinya. Bahkan, tato seolah sudah menjadi ciri khasnya sebagai seorang female DJ.

Meski demikian, dara cantik kelahiran Probolinggo, Jawa Timur, ini tidak memungkiri ada saja stigma negatif atau anggapan miring tentang kaum hawa yang mengenakan tato. Tapi Bebby tidak ingin ambil pusing.

“Aku sih sudah biasa mendengar dan menanggapi orang yang selalu bilang, jika cewek bertato itu tidak baik. Tapi ya aku selalu meresponnya dengan santai. Karena orang yang baik dan tidak itu bukan dinilai dari fisik, namun dari tingkah laku dan sikap. Ya nggak?,” tutur Bebby.


Dia juga menegaskan, tato adalah bagian dari seni yang tidak semua orang bisa melakukannya. “Pro dan kontra itu sangat lumrah. Namun kalau kita bertemu orang yang juga suka seni tato, pasti arah pemikirannya sangat beda. Karena seni itu mahal dan tidak semua orang suka dengan seni,” tutupnya.

(bx/vir/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia