Jumat, 20 Sep 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Kalangan Terdidik Dominasi Pengangguran Terbuka

13 April 2019, 10: 33: 38 WIB | editor : I Putu Suyatra

Kalangan Terdidik Dominasi Pengangguran Terbuka

BEBER PENGANGGURAN: Sidang Paripurna penyampaian Laporan Akhir DPRD terhadap LKPJ Gubernur Bali, Jumat (12/4) kemarin. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Provinsi Bali rupanya mendapatkan catatan dari Dewan Perakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali. Pasalnya, dari segi struktur, TPT di Bali justru masih didominasi kalangan terdirik. Baik yang berijazah SMA/SMK hingga sarjana.

Soal pengangguran ini menjadi satu dari beberapa catatan dalam rekomendasi dalam Laporan Akhir DPRD Bali terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Bali 2018. Laporan ini disampaikan anggota DPRD Bali, IB Udiyana, dalam Sidang Paripurna yang digelar pada Jumat (12/4) kemarin.

Dalam laporan tersebut, dewan mengapresiasi kecenderungan penurunan TPT. Seperti tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Semesta Berencana, angka penurunannya berkisar 1,5 persen hingga 0,9 persen.

“Namun perlu diingat, masalah ketenagakerjaan ini merupakan permasalahan kompleks dan setiap tahunnya bertambah. Kami amati, terjadi dinamika dalam perubahan struktur TPT Bali. Strukturnya didominasi pengangguran terdidik,” ungkap Udiyana.

Disebutkan, tingginya dominasi pengangguran terdidik itu tidak lepas dari sulitnya mendapatkan pekerjaan sesuai kualifikasi dan kompetensi tenaga kerja yang ada.

“Dengan demikian, saudara Gubernur hendaknya agar melakukan sinkronisasi melalui perubahan kurikulum. Sesuai dinamika pasar yang berkembang. Sehingga terjadi link and match antara dunia pendidikan dengan dunia usaha dan industri,” sebutnya.

Terkait itu, Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) usai mengikuti sidang paripurna menjelaskan, Pemprov Bali telah menyiapkan program bagi setiap lulusan sekolah agar bisa memperoleh pekerjaan. “Lulusan biar bisa langsung kerja, dididik lagi. Khususnya di bidang entrepreneurship,” ujar Cok Ace.

Soal struktur TPT, dia menegaskan, lapangan pekerjaan di Bali sejatinya tersedia. Itu dia indikasikan dengan banyaknya warga luar Bali yang mencari pekerjaan di Bali. “Jadi sebenarnya kalau dicermati lapangan pekerjaan di Bali itu masih ada,” ujarnya.

Sementara Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama menambahkan, pada prinsipnya eksekutif sudah memiliki semangat untuk menekan persoalan pengangguran. Baik pengangguran terbuka atau tertutup. “Kami di DPRD bersama gubernur sepakat (pengangguran) menjadi masalah bersama,” jelasnya.

Soal ketersediaan lapangan pekerjaan, dia menilai hal itu ada, namun ada keraguan dari pencari kerja. “Tapi anak-anak canggung. Maka ke depan kebutuhan pendidikan disesuaikan dengan kebutuhan pasar. Selalu disesuaikan. Bukan ngawur-ngawur. Lapangan pekerjaan ke kanan. Tenaga yang disiapkan ke kiri. Jadi nggak nyambung,” pungkas Adi. 

(bx/hai/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia