Jumat, 20 Sep 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Mahasiswi Cantik yang Dibunuh Pacarnya Dikubur, Ayahnya Tampak Tegar

14 April 2019, 18: 12: 43 WIB | editor : I Putu Suyatra

Mahasiswi Cantik yang Dibunuh Pacarnya Dikubur, Ayahnya Tampak Tegar

DIMAKAMKAN: Suasana prosesi penguburan jenazah mahasiswi cantik korban pembunuhan, Sabtu (13/4). (DEWA RASTANA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, TABANAN - Jenazah mahasiswi cantik Ni Made Ayu Serli Mahardika, 20, yang tewas dibunuh kekasihnya Kadek Indra Jaya alias Kodok, 20, Sabtu sore (13/4) dikebumikan di Setra Desa Pekraman Senganan Kanginan, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Tabanan sekitar pukul 16.00 Wita. Suasana haru pun menyeruak saat jenazah mahasiswi jurusan Pendidikan Fisika Undiksha ini dimandikan kemudian dikuburkan. Kepergiannya juga diiringi oleh ratusan masyarakat serta teman-temannya.

Kelian Dinas Banjar Senganan Kangin, I Made Sukarmayasa menuturkan bahwa setelah menjalani proses otopsi di RSUP Sanglah, jenazah korban langsung dipulang ke rumah duka Jumat sore (12/4) sekitar pukul 16.30 Wita. "Kemudian setelah berembug dengan prajuru adat, disepakati kalau jenazah korban dikuburkan Sabtu (13/4) karena masih ada upacara Melaspas di Pura Dalem, selain itu kakak ipar korban sedang hamil, sehingga Ngaben diundur," ungkapnya Minggu (14/4).

Dirinya menambahkan berbagai prosesi upacara pun dilakukan sebelum jenazah korban dikuburkan, mulai dari memandikan jenazah dan sebagainya. Rumah duka pun sesak karena selain masyarakat Banjar Senganan Kanginan, banyak pula teman-teman korban yang ikut mengantarkan korban ke peristirahatan terakhirnya, baik teman SMP, SMA hingga kuliah. "Ramai sekali, karena teman-teman korban, dan teman-teman orang tua korban juga banyak melayat," sambungnya.

Sementara itu dari pantauan di lapangan, suasana haru mengiringi berbagai prosesi yang dilakukan, keluarga, kerabat dan teman-teman korban tak bisa membendung kesedihan hingga menitikkan air mata. Kendatipun demikian kedua orang tua korban sudah mulai nampak tegar menghadapi musibah yang dihadapi meskioun kesedihan tetap tidak bisa mereka sembunyikan. "Ya tadi saya lihat orang tua dan keluarganya sudah bisa menyambut tamu yang datang, kita doakan saja agar semuanya tabah dan ikhlas," pungkasnya.

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia