Selasa, 10 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Diduga Maling, Pria Asal Flores Nyaris Tewas Dikeroyok

15 April 2019, 21: 12: 32 WIB | editor : Nyoman Suarna

Diduga Maling, Pria Asal Flores Nyaris Tewas Dikeroyok

SEKARAT: Terduga maling di kos-kosan sekarat dihajar massa (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR – Seorang laki-laki yang diketahui bernama Linertus Nawa, 26, asal Flores, NTT nyaris tewas di tangan puluhan warga yang mengejarnya di Jalan Gunung Soputan III, tepatnya di depan kos-kosan Kabitra, Senin (15/4), sekitar pukul 11.00. Pasalnya, pelaku diduga mencuri di salah satu kos-kosan di sekitar TKP hingga memancing amarah warga.

Dari informasi di lapangan, salah satu saksi warga yang enggan disebutkan namanya meyampaikan bahwa terduga pelaku lari dari arah Jalan Kebak Sari diikuti oleh puluhan warga dan laki-laki berbadan kekar membawa potongan pipa besi, batako, balok kayu serta batu. Saksi yang saat itu sedang sibuk bekerja di laundry-nya kaget dan ketakutan melihat kejadian tersebut.

“Orang itu lari lewat depan sini, bawa obeng dan pakai helm. Saya hanya tahu kalau kaki kanannya sudah bonyok. Pelaku juga sempat mengambil sepeda milik anak kecil yang sedang belanja di toko ini. Namun pelaku dikejar masa dan ditimpuk batu, kena di bagian leher belakangnya. Untung saja dia pakai helem,” ucap warga.

Saksi lain juga tak menduga bahwa teriakan warga yang mengejar saat itu bak prajurit mau berperang. Pihaknya yang sedang membersihkan kamar mandi, tak berani keluar dan hanya mengintip dari balik pagar. Pelaku kemudian dikeroyok oleh massa. Pantatnya diinjak-injak, mukanya dipukul pipa besi hingga hidungnya patah dan dipukuli balok kayu. “Kondisinya sekarat. Hidungnya patah dan kepala nggak karuan. Nggak berani lihat saya. Ngeri pokoknya,” ucap warga lainnya.

Kabarnya, saat itu pelaku hendak mencuri perhiasan emas dan uang di dekat TKP. Namun korban yang baru selesai mandi, memergoki aksi tersebut dan berteriak maling. Warga yang geram kemudian mengejar pelaku. Pelaku sendiri dikabarkan sempat melakukan perlawanan dengan berniat menusuk leher salah satu warga yang mengejarnya.

Aksi main hakim sendiri ini memang sangat disayangkan. Kemarahan warga usai setelah melihat terduga pelaku tak berdaya tengkurap di TKP. Puluhan warga tersebut lantas meninggalkan pelaku begitu saja. Hingga akhirnya petugas kepolisan mendatangi TKP dan terduga pelaku dibawa ambulans ke Rumah Sakit Sanglah.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Denpasar Barat AKP Johannes H Widya Nainggolan membenarkan kejadian tersebut. “Masih didalami,” jawabnya singkat.

(bx/afi/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia