Rabu, 13 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis

Sebagai Pilot Project, Parwata Kembali Kucurkan Dana Motivasi UMKM

15 April 2019, 21: 28: 10 WIB | editor : Nyoman Suarna

Sebagai Pilot Project, Parwata Kembali Kucurkan Dana Motivasi UMKM

MOTIVASI: Ketua DPRD Badung, Putu Parwata menyerahkan dana motivasi kepada pelaku UMKM, Senin (15/4). (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, MANGUPURA - Bantuan permodalan terus dikucurkan Ketua DPRD Badung, Putu parwata. Sasarannya Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Upaya ini dikatakan sebagai pilot project. Ke depan, diharapkan pemerintah Kabupaten Badung yang akan menyalurkan bantuan modal.

Dikatakan Parwata, dana motivasi bertujuan meningkatkan dan menjaga stabilitas ekonomi di Gumi Keris. “Kegiatan ini adalah bagian dari peran pemerintah dalam meningkatkan masyarakat berusaha untuk berdaya saing. Pemberian penguatan modal ini juga menghindari para pengusaha kecil meminjam dana dari rentenir, dan mereka pun tidak terlilit utang oleh rentenir. Jadi tidak ada kaitannya dengan politik, ini murni untuk rakyat,” ujarnya usai menyerahkan simbolis dana motivasi penguatan UMKM bertempat di Ruang Rapin setempat, Senin (15/4).

Alumni Doktor Ekonomi Pembangunan, Unud itu menyebut telah membantu 48 pelaku UMKM sebagai salah-satu upaya menekan angka kemiskinan dan pengangguran. “Jika kesempatan berusaha ada, tentu saja masyarakat memiliki pendapatan untuk menjalani hidup,” katanya.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung itu menegaskan, dana motivasi bersumber dari dana operasional Ketua DPRD Badung. Ke depan, diharapkan bantuan serupa dapat diperoleh dari hibah, Corporate Social Responsibility (CSR) serta program yang disusun di organisasi perangkat daerah. “Saya juga hadirkan pihak BPD Bali di Badung, karena sebagai pemegang saham, kami meminta BPD memprioritaskan program ini melalui dana KUR,” ujarnya.

Menurutnya, rekomendasi untuk memperoleh Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan BPD Bali adalah tanpa agunan dan dengan bunga rendah. Sebab, Pemkab Badung merupakan pemegang saham tertinggi di BPD Bali. Karena itu, tak ada alasan BPD tak mau menyalurkan KUR kepada UMKM di Badung. “Dengan bunga hanya 7 persen khusus KUR hingga Rp25 juta, tidak kena syarat agunan,” sebutnya.

Diterangkan, bantuan yang diberikan kepada puluhan UMKM di Kabupaten Badung, merupakan pilot project alias proyek percontohan untuk dapat dikembangkan, sehingga pemerintah hadir untuk masyarakat bukan yang lainnya.

 “Jadi, masyarakat yang lain perlu diingatkan lagi. Kami ingin mendorong UMKM untuk maju, dan kami akan ukur dengan bantuan ini, mau nggak meningkat UMKM-nya. Dengan program ini, masyarakat tidak ada yang miskin dan pengangguran lagi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, politisi asal Dalung, Kuta Utara ini meminta Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung juga memberikan dukungan modal bagi pelaku UMKM. “Saya minta instansi terkait, dalam hal ini Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan tidak hanya memberikan bantuan alat, SDM, tetapi juga bantuan modal,” pintanya.

(bx/adi/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia