Rabu, 13 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bisnis

Citi Indonesia Berikan Literasi Keuangan di SD 18 Pemecutan

16 April 2019, 16: 16: 44 WIB | editor : Chairul Amri Simabur

Citi Indonesia Berikan Literasi Keuangan di SD 18 Pemecutan

PELATIHAN : Suasana Digital Financial Literacy for Children yang digelar Citi Indonesia dan Prestasi Junior Indonesia di SD Negeri 18 Pemecutan, Senin (15/4). (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Citi Indonesia menggelar kegitan literasi keuangan kepada para siswa di SD Negeri 18 Pemecutan, Denpasar, pada Senin (15/4). Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pelatihan dan keterampilan kepada anak-anak mengenai cara mengelola keuangan sejak usia dini.

Anak-anak menjadi sasaran utama pelatihan bertajuk "Digital Financial Literacy for Children" ini karena didasari momen tumbuh kembang. Momen ini perlu mendapatkan perhatian. Termasuk dalam memberikan nilai-nilai dasar finansial atau keuangan. Sehingga bisa menjadi bekal hidup mereka saat sudah dewasa.

Country Head of Coorporate Affairs Citi Indonesia, Elvera N. Makki, menyebutkan bahwa kemajuan teknologi telah membawa perubahan pola hidup masyarakat. Khususnya dalam kecenderungan pada budaya konsumtif.

Dia pun melansir data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. Bahwa, sebanyak 45,14 persen masyarakat Indonesia menggunakan internet untuk mencari informasi harga. Kemudian, 32,19 persen untuk berbelanja online.

Situasi tersebut, sambungnya, tidak terlepas dari rendahnya tingkat literasi keuangan dan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan keuangan.

"Dalam hal pengelolaan keuangan, 54,9 persen masyarakat Indonesia menyusun anggaran keuangan bulanan. Namun, hanya 30,7 persen dari angka tersebut yang berkomitmen untuk melaksanakan perencanaan keuangan," jelasnya.

Karena itu, Elvera menegaskan, literasi keuangan sejak dini sudah sangat diperlukan. Sehingga, anak-anak memiliki keterampilan dalam mengelola keuangan sejak dini.

Dia menjelaskan, Digital Financial Literacy for Children merupakan edukasi finansial bagi siswa sekolah dasar. Di kelas ini, siswa diberikan pengetahuan mengenai pentingnya menabung, memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan.

Selanjutnya, mengenali metode pembayaran yang tersedia di pasar. Hingga mempelajari pengetahuan kewirausahaan tingkat dasar dengan cara yang menyenangkan dan interaktif melalui gawai.

Manager Advisor Prestasi Junior Indonesia, Robert Gardiner, usia dini merupakan momen tumbuh kembang yang perlu mendapatkan perhatian. Termasuk dalam memberikan nilai-nilai dasar finansial.

“Di program ini, anak-anak belajar bahwa orang tua perlu bekerja untuk memperoleh uang. Karenanya, mereka perlu cermat dalam mengelola uang saku yang diberikan,” paparnya.

Robert mengatakan program ini sudah berjalan sejak tiga tahun lalu. Program pendidikan keterampilan ini telah menjangkau 8.655 siswa dari 31 sekolah dasar. Sudah ada empat kota yang dituju. Antara lain Jakarta, Bandung, Semarang, dan Denpasar.

(bx/gek/hai/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia