Jumat, 21 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Polda Dalami Pengembalian Bansos yang Libatkan Ketua DPRD Klungkung

17 April 2019, 10: 40: 53 WIB | editor : I Putu Suyatra

Poda Dalami Pengembalian Bansos yang Libatkan Ketua DPRD Klungkung

Wayan Baru (DOK. BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Dugaan tindak pidana korupsi dan Bantuan Sosial (Bansos) oleh Ketua DPRD Klungkung I Wayan Baru terus didalami oleh Dit Reskrimsus Polda Bali. Setidaknya 30 orang saksi telah dimintai keterangan. Hal ini disampaikan oleh Dikrektur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Bali Kombespol Yuliar Kus Nugroho pada Selasa (16/4).

Menurutnya, laporan Wayan Muka Udiana ke Polda Bali terus dikembangkan. Apalagi menyangkut dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh ketua DPRD Klungkung. Yuliar sendiri menyampaikan bahwa sudah melakukan klarifikasi dan pemeriksaan terhadap tempat-tempat yang dilaporkan oleh pelapor. “Ya sebanyak 30 orang saksi. Tenang, masih berjalan,” jawabnya.

Pihaknya akan mendalami pengembalikan dana bansos yang telah disalurkan. Sembari mendalami keterangan saksi, pihaknya sementara sedang melalukan pengumpulan dokumen tentang proses hibah yang diterima oleh kelompok masyarakat. Jika ditemukan ada indikasi tindak pidana korupsi tentu akan diproses sesuai dengan hukum

"Ya kami sudah turun ke lapangan, sudah periksa sejumlah saksi. Mengapa dikembalikan? Apakah murni tak bisa dilaksakan? Dari situ baru akan ditarik kesimpulan apakah di situ ada indikasi tindak pidana korupsi atau tidak,” tegasnya.

Disinggung mengenai, laporan yang sedang di dalami itu juga oleh pelapor diadukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bareskrim Mabes Polri, Jaksa Agung, BPK RI, Kemendagri, Ombudsman RI dan Menkopolkam, Yuliar tak mempermasalahkannya. Sebab itu hak dari semua warga negara.

"Itu tak menjadi soal. Itu adalah hak yang bersangkutan. Yang pasti kami terus dalami,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, laporan dugaan adanya indikasi tindak pidana korupsi dalam penyaluran Bansos di Kabupaten Klungkung oleh Ketua DPRD Klungkung, I Wayan Baru ini dilaporkan oleh I Wayan Muka Udiana ke SPKT Polda Bali, pada Selasa (5/3) dengan nomor Dumas/96/III/2019/SPKT pukul 14.30. Dalam laporan berupa aduan itu, Wayan Muka menyebutkan dugaan penyalahgunaan dana bansos untuk pembangunan atau perbaikan pura di beberapa tempat di Nusa Penida.

Tak berhenti disitu pada Selasa (9/4) Udiana mengadukan Wayan Baru ke KPK dan sejumlah lembaga lainnya, seperti Bareskrim Mabes Polri, Jaksa Agung, BPK RI, Kemendagri, Ombudsman RI, dan Menkopolkam.

(bx/afi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia