Senin, 27 May 2019
baliexpress
icon featured
Balinese

Hancurkan Batu Ginjal dengan Bulih Sutra

18 April 2019, 15: 25: 12 WIB | editor : Nyoman Suarna

Hancurkan Batu Ginjal dengan Bulih Sutra

1. BULIH SUTRA - Untuk meluruhkan batu ginjal, batu empedu, mengobati prostate, lemah syahwat hingga merangsang pertumbuhan gigi pada anak-anak (SUARNA/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS -  Bulih sutra memiliki kandungan kalsium, fosfor, selenium dan zink. Karenanya, kerang laut ini bisa mengatasi beberapa penyakit seperti batu ginjal, prostat, dan batu empedu. Tidak cuma itu, bulih sutra yang mirip seperti cangkang keong ini juga bisa mengatasi cetik.

Laut merupakan salah satu sumber kekayaan alam. Tidak hanya ikan, laut juga memiliki berbagai jenis tanaman yang berguna untuk obat. Salah satunya adalah bulih sutra, yaitu sejenis kerang laut yang mengandung berbagai zat untuk obat.

Bulih sutra mirip seperti cangkang keong berwarna putih, ukurannya sebesar biji kacang tanah. Biasanya terdapat di tepi pantai berpasir putih. Namun tidak jelas, apakah benda ini termasuk jenis kerang atau cangkang biota laut.

Biasanya benda ini terbawa gelombang pasang yang terjadi sehari sebelum purnama. Ada sebuah pertanda alam yang menyertai kemunculan bulih sutra. Ketika bulan terlihat dilingkari sinar berbentuk cincin atau disebut bulan mekalangan, saat inilah bulih sutra dibawa air laut pasang, kemudian dihempaskan ke tepi pantai. Untuk mendapatkannya adalah dengan menyisiri tepi pantai karena biasanya menyatu dengan pasir.

Dalam lontar Usada Sari dan Punggung Tiwas, bulih sutra yang disebut dengan nama bulih sotra atau sutra-sutra, dikatakan dapat mengobati berbagai penyakit seperti batu ginjal, prostat dan batu empedu atau penyakit “kaangan”. Selain itu juga sangat mujarab untuk merangsang pertumbuhan gigi pada anak-anak serta mengobati orang yang gairah seksualnya menurun atau penyakit lemayung, serta ejakulasi dini dan saraf kejepit. Sebab, bulih sutra mengandung berbagai zat yang dibutuhkan tubuh seperti kalsium, fosfor dan zink sebagai zat pembentuk tulang dan sumsum, juga selenium sebagai pembentuk sel darah.

Batu Ginjal dan Batu Empedu

Bulih sutra memiliki kandungan zat untuk meluruhkan batu ginjal, tetapi menurut pengusadaYudhi Suryawan, zat tersebut bersifat kontraindikasi. Batu ginjal yang terbentuk karena kelebihan asam osalat dihancurkan dengan bulih sutra dicampur dengan air jeruk yang juga bersifat asam. Karena itu, untuk meluruhkan batu ginjal, menurut balian usada ini, disertai dengan juwuk linglang yang tidak lain adalah jeruk nipis.

Caranya, bulih sutra sebanyak sepuluh biji direndam dengan air perasan dua buah jeruk nipis. Tunggu sampai mencair, lalu diminum. Dosisnya cukup satu kali sehari, diminum selama tujuh hari. Untuk mempercepat poses peluruhan batu ginjal, bulih sutra dicampur dengan ramuan yang terbuat dari daun tapak liman (sembung bikul). Daun tapak liman diblender kemudian diseduh dengan air panas. Ramuan tapak liman diminum satu jam setelah campuran bulih sutra dan jeruk nipis diminum.

Ramuan dengan dosis seperti di atas juga bisa untuk menghancurkan batu empedu yang dalam istilah lontar Usada Sari dan Punggung Tiwas disebut dengan kaangan ring ampru. Penyakit batu empedu biasanya ditandai dengan lidah yang terasa pahit terus-menerus sehingga perlu diberi ramuan ini sampai lidah terasa normal (tidak pahit lagi).

Untuk mengobati penyakit prostat, 10 biji bulih sutra dicampur dengan air jeruk nipis secukupnya (kira-kira 2 buah), kemudian diisi dengan air perasan dua ruas tebu ireng. Ramuan ini cukup diminum satu kali sehari. Untuk mempercepat reaksinya, perlu dibantu dengan tambahan ramuan yang terbuat dari kulit manggis dan bulih sutra. Kulit manggis dan 5 biji bulih sutra direbus. Air rebusan ini diminum setelah lima menit ramuan jeruk nipis dan air perasan tebu ireng diminum.

Sepuluh biji bulih sutra yang dicampur dengan air jeruk nipis dan air perasan tebu ireng juga efektif untuk mengobati penyakit lemah syawat, nafsu seksual menurun dan ejekulasi dini, tetapi harus dilakukan secara kontinyu.

Tumbuh Gigi

Biji bulih sutra juga berkhasiat untuk merangsang pertumbuhan gigi dan tulang pada anak-anak karena mengandung zat seperti kalsium, selenium, zink dan fosfor. Takarannya, 10 biji bulih sutra dicairkan dengan air perasan 2 buah jeruk nipis, kemudian dicampur dengan air kelapa muda (1 buah) dan gula batu. Ramuan ini diminum setiap 2 hari sekali sehingga anak-anak yang giginya lambat tumbuh serta memiliki kelainan pada pertumbuhan tulang akan cepat teratasi karena ramuan ini memiliki kandungan zat untuk tujuan tersebut.

(bx/man/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia