Kamis, 23 May 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Jadi Ikon Wisata Buleleng, Pembangunan Patung Penyu Mangkrak

19 April 2019, 22: 20: 19 WIB | editor : Nyoman Suarna

Jadi Ikon Wisata Buleleng, Pembangunan Patung Penyu Mangkrak

MANGKRAK: Patung Penyu di Pantai Penimbangan mangkrak sejak tiga tahun lalu. (I PUTU MARDIKA/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, SINGARAJA - Pembangunan Patung Penyu yang berlokasi di areal Pantai Penimbangan di Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng mangkrak. Pembangunan patung yang digadang-gadang menjadi ikon wisata Pantai Penimbangan itu baru mencapai 65 persen. Namun sejak tahun 2016 silam, patung tersebut mangkrak lantaran terkendala anggaran.

Proyek pembangunan patung biota laut itu digagas Komunitas Save Penyu dan Pokmawas Penimbangan. Sebab kawasan Penimbangan merupakan tempat konservasi penyu, karena banyak ditemukan penyu bertelur di sepanjang pantai itu.

Pembangunan  patung Penyu dilakukan secara swadaya oleh masyarakat setempat pada tahun 2016 silam. Sejumlah perusahaan lokal juga turut memberikan donasi. Selain itu, dana pembangunan juga berasal dari donasi masyarakat yang diberikan saat rilis penyu di Pokmawas Penimbangan. Dari donasi itu, terkumpul dana Rp 136 juta.

Koordinator Save Penyu Penimbangan, Putu Dedy Yastika, Jumat (19/4) menjelaskan, anggaran pembangunan meleset dari perkiraan. Pria yang akrab disapa Melor itu mengatakan, pembengkakan anggaran terjadi lantaran konstruksi pada pembangunan empat tiang pancang yang tertanam langsung ke laut, sehingga terlalu menyedot anggaran.

“Kami memang kekurangan dana. Pembangunan belum bisa rampung karena anggarannya sudah habis,” ujar Melor seraya menambahkan, agar patung itu bisa dirampungkan, butuh dana lagi Rp 100 juta sampai melaspas.

Beragam perjuangan dilakukan agar bisa mendapat kucuran dana dari pemerintah.  

Pihaknya sudah berulangkali mengajukan proposal ke pemerintah daerah maupun bansos dari anggota dewan.

“Sudah pernah kirim proposal ke Bupati. Cuma karena tidak masuk prioritas, jadi belum ada tanggapan. Banyak juga politisi yang sempat datang menjanjikan akan membantu, tetapi nyatanya sampai saat ini belum ada apa-apa,” keluhnya.

Sembari menunggu uluran tangan dari pemerintah, Pokmaswas hingga kini konsisten mengumpulkan donasi melalui penangkaran penyu di Pantai Penimbangan.

(bx/dik/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia