Kamis, 21 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Kebakaran di Bandara, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

21 April 2019, 20: 00: 38 WIB | editor : Nyoman Suarna

Kebakaran di Bandara, Kerugian Capai Rp 4 Miliar

KLARIFIKASI: Kapolresta Denpasar Kombespol Ruddi Setiawan dan pihak bandara melakukan klarifikasi terkait kejadian kebakaran di Bandara I Gusti Ngurah Rai. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR – Kerugian akibat kebakaran di ATM center Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Jumat (19/4), pukul 16.50, ditaksir mencapai Rp 4 miliar.

“Kondisi X-ray yang mengalami kerusakan ada satu. Kemungkian ada 4 yang rusak, tetapi tidak menganggu, masih bisa ditangani. Kerugian diperkirakan Rp 4 miliar,” kata General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Haruman Sulaksono.

Menurutnya, sebanyak 4 unit mesin X-ray di ruang pemeriksaan keberangkatan domestik rusak. Namun kerusakan itu tidak mengganggu keamanan lalu lintas penumpang  yang akan berangkat melalui keberangkatan domestik.

Haruman juga menjelaskan, meskipun kebakaran terjadi di bangunan yang baru milik Angkasa Pura, segala sesuatu usai proyek pembangunan tersebut, sudah dilakukan kroscek sebagaimana mestinya. Sedangkan untuk proses pembenahan bangunan, setidaknya memakan waktu dua minggu ke depan. Selambat-lambatnya, hingga Selasa (16/4) counter check in akan berfungsi normal.

Sementara itu, Kapolresta Denpasar Kombespol Ruddi Setiawan, mengatakan, saat terjadi kebarakan, petugas mengerahkan sebanyak 17 kendaraan PMK yang melibatkan PMK Badung, Denpasar dan milik Angkasa Pura . Untungnya, api bisa dipadamkan lebih cepat tanpa ada korban jiwa.

“Kami bersama Angkasa Pura, TNI AU dan Kalabfor mendatangi TKP untuk  melakukan olah TKP awal,  Jumat malam. Kami langsung pasang police line. Situasi masih panas dalam panel,” jelas Ruddi Setiawan.

Pada Sabtu (20/4) pukul 09.00, Kalabfor Mabes Polri Cabang Denpasar melakukan olah TKP bersama Polresta Denpasar. Hasilnya, lokasi api pertama kebakaran terdapat di ruang panel room MR102, tepatnya pada panel TPG 1.2.

Menurut analisa, kebakaran terjadi lantaran kegagalan NCB TPG1.2 yang berada di ruang panel atau panel room MR102, sehingga terjadi akumulasi panas di kawat terminal NCB. Kawat tersebut kemudian meleleh dan terjadi korsleting listrik. Percikan bunga api listrik membakar dan  merambat ke atas panel room MR102, plafon, ruang check in domestic Garuda, dan ruang periksaan  keberangkatan domestic. 

“Penyebab kebakaran adalah hubungan singkat arus listrik atau short sircuit di terminal NCB. Itu hasil pemeriksaan Labfor Mabes Polri Cabang Denpasar,” jelasnya.

Kalabfor Kombespol Nyoman Sukena menyampaikan, akumulasi panas di kawat NCB tidak bisa ditebak. Pun di kabel yang baru, juga bisa terjadi hal itu. Dari hasil pemeriksaan, tidak ada masalah di tegangan sebelum kejadian kebakaran. 

(bx/afi/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia