Selasa, 22 Oct 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Dengar Dentuman Keras Gunung Agung, Warga Suter Sempat Berhamburan

21 April 2019, 20: 15: 19 WIB | editor : I Putu Suyatra

Dengar Dentuman Keras Gunung Agung, Warga Suter Sempat Berhamburan

ERUPSI: Gunung Agung di Karangasem, Bali, kembali mengalami erupsi Minggu malam (21/4). (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, BANGLI - Ratusan warga Desa Suter, Kintamani Bangli, sontak berhamburan keluar rumah setelah mendengar dentuman keras Gunung Agung yang kembali erupsi, Minggu (21/4) sekitar pukul 18.56 wita. Situasi desa sempat tak terkendali lantaran lontaran pijar teramati sangat jelas di wilayah Banjar Paselatan, Desa Suter.

Situasi kembali kondusif setelah lontaran yang mengeluarkan pijar itu mulai berkurang. Hingga pukul 20.00, situasi desa sudah kembali kondusif.

Perbekel Desa Suter I Wayan Nyepeg mengatakan, lontaran lava pijar yang terlihat mengaliri puncak Gunung Agung memang membuat warganya panik. "Bahkan kami semua di sini menyaksikan langsung. Saat dentuman keras, warga kami kaget. Kolom abunya juga teramati," sambung Nyepeg, ketika dikonfirmasi.

Meski situasi sudah normal, namun warga tetap siaga apabila status gunung naik level. Warga sudah antisipasi dengan menyiapkan segala keperluan evakuasi serta memetakan jalur evakuasi menuju Kintamani Barat.

Warga di Desa Abang Batudinding, Kecamatan Kintamani, juga mengalami hal serupa. Bahkan berdasarkan pengakuan warga di Banjar Paselatan Desa Abang Batudinding, sempat ada hujan abu. Bahkan suara gemuruh masih terdengar di Banjar Beluhu, desa setempat.

Perbekel Abang Batudinding I Made Diksa menyebut sempat terjadi hujan abu sekitar pukul 15.00. Namun sebaran abu vulkanis tidak sekeras yang terjadi pada Minggu (21/4) dini hari. "Itu sesuai pengakuan kepala dusun di Desa Paselatan, karena banjarnya paling dekat sekitar 8 kilometer," jelas Diksa.

Ada empat banjar yang terdekat dengan Gunung Agung, seperti Banjar Paselatan, Beluhu, Suter, dan Bubung. Namun sampai malam, warga di beberapa banjar itu tetap tenang. Kepala Pelaksana BPBD Bangli I Wayan Karmawan mengatakan, sampai Minggu malam situasi di Bangli masih terkendali. "Kami masih melakukan monitor. Sementara situasi masih aman," tegasnya.

(bx/aka/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia