Rabu, 16 Oct 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Dua Kakak-Beradik Tewas Tenggelam di Kolam Renang Gulingan

22 April 2019, 13: 28: 33 WIB | editor : I Putu Suyatra

Dua Kakak-Beradik Tewas Tenggelam di Kolam Renang Gulingan

KORBAN TENGGELAM: Dua korban tenggelam di Kolam Renang Taman Tirta, Gulingan, Mengwi, Badung. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, BADUNG - Dua orang anak kakak beradik yang berinisial IGNAPR, 10 dan IGNAYD, 8 asal Padangsambian Denpasar Barat tewas tenggelam di kolam renang Taman Tirta Gulingan, Desa Gulingan Kecamatan Mengwi Kabupaten Badung pada Minggu (21/4) pukul 16.20. Kejadian tersebut membuat kedua orang tuanya terpukul dan menjadi duka mendalam bagi keluarganya.

Dari keterangan sang ibu Ni Ketut Ari Kesumawati, 42, sekitar pukul 16.00 pergi ke TKP bersama suaminya I Gusti Ngurah Agung Darmawa, 42 untuk mengantar kedua anaknya berenang. Sesampainya di TKP kedua anaknya langsung menuju kolam renang anak-anak sebagaimana mestinya. Keduanya sempat berenang selama 15 menit. Setelah itu mereka meminta ijin buang air kecil. Usai buang air kecil kedua korban kembali ke kolam renang dan bermain seperti biasanya. Sayangnya, kedua korban justru bermain di area kolam renang dewasa, sementara kedua orang tuanya mengawasi kedua anaknya dari kantin sebelah kolam renang.

Keduanya asyik bermain dengan air di perbatasan kolam renang khusus dewasa dengan kedalaman antara 150 sampai 180 sentimeter. Seorang karyawan TKP bernama Ketut Dana, 23, pun mengaku melihat korban naik turun di TKP. Beberapa menit kemudian saksi melihat salah satu korban melambaikan tangannya.

“Memang ada laporan. Dikira saksi ini korban hanya bermain-main. Jadi tidak curiga, tidak mengecek juga,” ungkap Kasat Reskrim Polres Badung AKP I Made Pramasetia pada Senin (22/4).

Lambaian tangan tersebut kemudian tak terlihat lagi. Hingga mengundang kecurigaan saksi untuk mengecek TKP setelah orang tua korban melaporkan tidak menemukan anaknya di kolam renag anak-anak. Kedua korban kemudian ditemukan di dasar kolam renang untuk orang dewasa. Salah satu anggota Polair Polda Bali Gede Santika Yasa yang juga berada di TKP pun berusaha menyelamatkan kedua korban dan mengangkatnya ke atas. “Kondisi kedua korban sudah lemas. Ayah korban mengetahui bahwa anaknya sudah meninggal saat itu. Sempat dibawa ke Puskesmas Mengwi juga,” jelasnya.

Atas kejadian ini Polres Badung sempat memasang police line guna kepentingan olah TKP dan memeriksa beberapa saksi dari pihak penyedia jasa. Sementara dari orang tua korban sendiri belum dijadwalkan kapan akan dimintai keterangan. Lantaran masih sangat terpukul dan berduka.

Pihak kepolisian juga akan melakukan kroscek terkait bagaimana pengunjung seharusnya ketika menggunakan fasilitas di TKP. Pramasetia terkesan hati-hati supaya tidak ada kekeliruan apakah kejadian tersebut murni musibah, kelalaian orang tua atau kelalaian pihak pengelola jasa.

“Kami dari pihak polres masih mendalami kejadian tersebut dan memeriksa beberapa saksi. Keluarganya belum kan masih berduka,” ujarnya.

(bx/afi/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia