Selasa, 21 May 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Peringati Hari Bumi, KSE Anindyaguna Gelar GTSN

23 April 2019, 23: 19: 22 WIB | editor : Nyoman Suarna

Peringati Hari Bumi, KSE Anindyaguna Gelar GTSN

GTSN: Sebanyak 150 bibit tanaman yang disiapkan KSE Anindyaguna, Denpasar serangkaian peringatan Hari Bumi. (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Hari Bumi yang jatuh Senin (22/4), dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang ditempati manusia. Banyak lembaga atau organisasi bahkan perseorangan yang ikut serta merayakan Hari Bumi. Salah satunya Karya Salemba Empat (KSE) Anindyaguna, yang merupakan satu di antara banyak berkumpulnya penerima beasiswa di Universitas Udayana. Mereka pun menggelar gerakan tanam sayur nusantara (GTSN).

Yemima, ketua Paguyuban KSE Anindyaguna menjelaskan, program tersebut merupakan ide dari KSE seluruh Indonesia. Yang mana semua paguyuban sepakat untuk memiliki program pertanian terpadu. Untuk itulah, kegiatan GTSN bukan hanya berlangsung di lingkungan KSE Udayana, tapi serentak di 32 universitas ternama se-Indonesia.

 “Program GTSN ini dalam praktiknya bisa dilakukan penanaman sayuran dengan media bebas. Artinya, boleh menggunakan media tanah, hidroponik maupun aquaponik,” terangnya.

Kegiatan ini dilakukan untuk mengajak masyarakat sekitar memanfaatkan lahan pertanian terbatas. Selain itu, juga bertujuan mengedukasi masyarakat agar gemar mengkonsumsi sayuran.

 “Sayuran sangat bermanfaat bagi kesehatan. Kegiatan ini kita lakukan serentak seluruh paguyuban nusantara dengan membuat suatu gerakan yaitu GTSN di Hari Bumi kemarin,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, dia berharap agar pertanian terpadu ini tetap berlanjut dan lebih berkembang nantinya. “Selain itu, semoga program ini memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat dalam memanfaatkan lahan pertanian terbatas,” jawabnya.

Kegiatan ini diikuti seluruh penerima beasiswa KSE Anindyaguna. Selain itu, anak bimbingan belajar (BaBe) KSE Anindyaguna serta masyarakat sekitar sekretariat juga turut dilibatkan. “Jenis bibit yang ditanam itu ada kangkung dan sawi. Jumlah yang ditanam ada 150 bibit,” tutupnya.

(bx/wid/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia