Selasa, 10 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Kaos Barong tak Lekang oleh Zaman, Keuntungan Rp 75 Juta per Bulan

29 April 2019, 19: 00: 30 WIB | editor : Nyoman Suarna

Kaos Barong tak Lekang oleh Zaman, Keuntungan Rp 75 Juta per Bulan

KAOS: Rumah usaha pembuatan baju kaos barong di Banjar Pande Lingkungan Beng, Kelurahan Gianyar, Senin (29/4). (PUTU ANDHIKA RESTU PUTRA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, GIANYAR – Kaos barong tak lekang oleh zaman. Bajunya ini merupakan salah satu oleh-oleh khas Bali. Tidak hanya diminati wisatawan lokal, tetapi juga  mancanegara.

Tak heran jika pengusaha kaos barong, Ni Made Rina, mengaku pendapatannya sampai Rp 75 juta per bulan. “Sepasang baju dan celana biasanya dijual dengan harga Rp 20 ribu untuk dewasa dan Rp 15 ribu untuk ukuran anak-anak,” ucapnya ditemui di Banjar Pande, Lingkungan Beng, Kelurahan Gianyar, Senin (29/4).

Wanita yang sudah delapan tahun menggeluti usaha kaos barong ini mengatakan, penjualannya meningkat saat Lebaran. “Bisa tiga sampai empat karung, satu karungnya isinya 250 pasang,” ujarnyua seraya menambahkan, biasanya dikirim ke swalayan oleh-oleh yang ada di Bali serta Pasar Seni Sukawati.

Menurut Rina, di Lingkungan Beng terdapat 15 pengusaha kaos barong. Dalam sehari, pengusaha bisa memproduksi 500 pasang kaos, menggunakan kain rayon yang dilukis tanggan. “Kendalanya, biasanya kain cepat berlubang jika didiamkan lama,” ungkapnya sambil melipat kaos.

Kendala lain yang dialami Rina adalah cuaca. Jika hujan turun, susah baginya untuk bekerja. Selain itu, tukang gambar juga sangat sulit dicari.  “Kalau hari raya, para pekerja libur karena para pekerja kebanyakan warga di sini,” katanya. Pihaknya mempekerjakan sepuluh orang karyawan, mulai dari tukang celup, tukang setrika, tukang gambar dan tukang buka tali.

(bx/man/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia