Selasa, 19 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Enjoy Bali

Pantai Wates Yeh Malet Dirancang Masuk Paket Wisata

30 April 2019, 09: 56: 18 WIB | editor : I Putu Suyatra

Pantai Wates Yeh Malet Dirancang Masuk Paket Wisata

RAMAI: Penataan Pantai Wates Yeh Malet sudah direspon oleh wisatawan, bahkan pantai ini mulai ramai untuk selfie. (I MADE MERTAWAN/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, AMLAPURA - Kepala Dinas Pariwisata Karangasem I Wayan Astika mengungkapkan, penataan rest area di perbatasan Karangasem-Klungkung, yakni di wilayah Dusun Yeh Malet, Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis, Karangasem, itu belum selesai.  Katanya masih ada penataan lanjutan tahun ini. Di antaranya penataan pantai, tempat parkir, pembangunan untuk pedagang yang saat ini masih menempati emperan, serta pembuatan patung Surya Candra.

Penataan dilakukan tidak sebatas ingin mempercantik kawasan itu sehingga mampu menarik kunjungan wisatawan. Namun juga agar memberikan kesan baik sebelum masuk ke wilayah Karangasem.

Astika mengakui, keberadaan emperan pedagang yang ada sekarang memberi kesan kurang baik. Terkesan kumuh. Sehingga dalam pembangunan tempat pedagang ini, sengaja dibikin yang lebih unik biar pengunjung lebih tertarik berbelanja, dan kawasan itu juga terlihat lebih tertata. “Tidak hanya tahun ini, bahkan tahun depan bisa masih dilanjutkan penataannya, yaitu membuat tourist information,” jelas Astika.

Untuk tahun ini, Dinas Pariwisata menyiapkan dana Rp 2,3 miliar. Penataan tahun ini butuh anggaran besar karena banyak hal yang harus dibangun. “Gazebo sebagai tempat istirhat juga belum ada. Rencana dibangun tahun ini itu,” tandasnya.

Dihubungi terpisah, Perbekel Antiga Kelod Ketut Dresta mengapresiasi penataan yang dilakukan Pemkab Karangasem. Upaya mempercantik kawasan itu mampu menarik minat pelancong berkunjung ke sana. Agar semakin menarik, pihaknya punya pemikiran akan duduk bersama dengan pedagang dan Pemkab Karangasem supaya pedagang menjual berbagai jenis makan khas Karangasem. Termasuk berbagai jenis buah yang ada di kabupaten paling ujung timur Pulau Bali itu. “Biar ada ciri khasnya. Itu rencana kami. Karena sekarang masih penataan, ya silahkan dulu ditata,” ujar Dresta. 

Dresta juga mempunyai rencana membuat paket wisata Antiga Kelod. Selain rest area itu, Antiga Klod juga memiliki beberapa potensi wisata yang mulai dilirik wisatawan. Di antaranya Danau Yeh Malet, aktivitas penggaraman yang masih lestari, termasuk merancang objek wisata Ceng Hill (Bukit Ceng). Dari bukit tersebut terlihat pemandangan alam yang cukup indah. Salah satunya Danau Yeh Malet terlihat jelas dari sana. “Sebagai persiapan, kami sudah menyisihkan APBDes untuk membangun infrastruktur jalan,” terang Dresta. Ketika itu rencana berjalan mulus, pihaknya berkeyakinan bahwa itu akan menghasilkan duit. “Entah dipungut pemerintah atau desa. Itu nanti dibicarakan. Sekarang kami fokus dulu membangun,” tandasnya. 

(bx/wan/yes/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia