Kamis, 20 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Bali Under The Moon

Angkat Fenoma Sosial, Namsore Rilis Single ‘Bergegas’

30 April 2019, 12: 26: 20 WIB | editor : I Putu Suyatra

Angkat Fenoma Sosial, Namsore Rilis Single ‘Bergegas’

NAMSORE: Band satu ini cukup produktif, kali ini meluncurkan single ‘Bergegas’ sebagai sikap kritis terhadap fenomena social. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Belantika musik Bali terus tumbuh. Giliran grup musik yang dikenal dengan nama Namsore. Band besutan tiga personel ini pun tidak tanggung-tanggung menuangkan pemikiran kritis yang bercampur kekesalan lewat single kedua berjudul ‘Bergegas’ yang pasalnya akan dirilis 14 Mei 2019 di Boshe VVIP Club Bali. 


Selayak judulnya, grup band ini cukup percaya diri merebut hati masyarakat Bali lewat jalur indie. Kata bergegas, lahir dari kejenuhan Wira, Tom dan Dompel melihat beragam fenomena sosial seperti situasi politik, konflik laten yang terkesan sara hingga konflik yang melibatkan organisasi masyarakat. Sebagai pecinta musik yang punya pemikiran cukup kritis, tentu saja bukan hal sulit menuangkan inspirasi ketiganya dalam sebuah karya. 


Tom yang sempat diwawancarai koran Bali Express (Jawa Pos Group) ini menuturkan, jika masing-masing personil memiliki peran penting. Ide dan lagu disumbang Tom sendiri sementara kemasan konsep digodok Dompel dan semangat untuk merampungkan projek single adalah Wira. Kekompakan peran ini juga, diakatakan Tom turut dituangkan dalam single perdana berjudul "Muak" yang  suskses dirilis sebulan lalu. "Kami kemas dengan santai, pada video klip. Dan di dalamnya kami perani seorang model perempuan yang diibaratkan sebagai objek yang direbutkan, sehingga mudah dicerna," terang Tom di warung Jonke, Tonja, Denpasar saat peluncuran single tersebut.


Lebih lanjut, Tom menegaskan jika karya yang dihasilkan oleh Namsore tidaklah sembarang karya. Mereka berusaha untuk selalu menciptakan pesan kritis dari fenomena sosial bagi pendengar. “karya bagi kami merupakan tempat curhat yang memberi kebebasan, namun tidak lepas dari etika dan estetika seni,” tungkasnya.


Hal senada juga diakui Wira. Pria yang juga punya hobi koleksi burung kicau ini mengatakan, sejak awal Namsore punya komitmet untuk selalu memperlihatkan totalitas dalam melahirkan karya. Dalam artian, tidak memiliki pesan yang mendalam. Single yang awalnya hanya pelampiasan kejenuhan semata, namun berubah seiring keasyikan mereka bermusik, anggapan itu mulai berganti dengan harapan mencoba keberuntungan sebagai musisi yang punya nalar kritis. "Ada respon positif tentang lagu kami, terutama dari keluarga. Itu jadi modal kami, kalau sudah ada kesempatan, kenapa tidak dicoba," jawab Wira.


Ia menambahkan, momentum konser musik yang diselenggarakan di Boshe VVIP Club Bali juga akan disisipi misi amal. Pada konsernya tersebut, mereka bakal membagi-bagikan kantong belanja ramah lingkungan sebagai ungkapan komitmen menjaga lingkungan Bali dari sampah plastik. Tak hanya itu, mereka juga akan menggalang dana untuk disumbangkan ke panti asuhan Dharma Jati II. "Kami ingin berbagi untuk mereka yang tidak seberuntung anak pada umumnya," ujarnya.


Sementara itu, Dompel yang sempat merintis beberapa band indie, juga punya impian yang sama. Ia ingin, karya dan kesenangan mereka bermusik mendapat ruang di hati masyarakat. Meski hanya bermodal sementara dua single, ia mengatakan akan tancap gas pada single ketiga yang sejatinya sudah mereka siapkan. Sebagai lapak promosi, mereka mempercayakan pengenalan pada media sosial dan situs pengunduhan lagu, yang belakangan ini kembali jadi trend.


"Kami sudah daftarkan dua lagu ini pada beberapa situs, itu terus jalan, perlu banyak tahapan yang mesti dipenuhi," tuturnya. Dipenghujung pertemuan, mereka mengatakan punya harapan dari karya-karya tersebut. Wira mengatakan, karya dan kegiatan sosial tersebut dapat menjadi motivasi bagi masyarakat dan pemerintah, dan secara tidak langsung menunjukkan bahwa banyak cara untuk berbagi.

(bx/vir/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia