Minggu, 08 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Mas Sumatri Ingatkan Pengelolaan Dana Desa Sesuai Aturan

01 Mei 2019, 17: 33: 23 WIB | editor : I Putu Suyatra

Mas Sumatri Ingatkan Pengelolaan Dana Desa Sesuai Aturan

PAKTA INTEGRITAS: Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri (dua dari kanan) saat workshop dan dilanjutkan dengan pendatanganan pakta integritas pengelolaan dan desa antara bupati dengan perwakilan perbekel (HUMAS PEMKAB KARANGASEM FOR BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, AMLAPURA - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri membuka workshop pengelolaan dana desa di wantilan Kantor Bupati Karangasem Selasa lalu (30/4). Workshop diikuti para perbekel, kaur keuangan desa, camat, koordinator tenaga ahli pendamping desa kabupaten, dan pejabat terkait di Pemkab Karangasem. Pada kesempatan itu, Mas Sumatri mengingatkan supaya pengelolaan dana desa memperhatikan aturan yang berlaku. Salah satunya Permendagri 20/2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.

Ia pun menerangkan, regulasi pengelolaan dana desa terus mengalami perubahan. Itu juga harus benar-benar dicermati sehingga ke depan pengelolaan dana desa jauh lebih baik. Ia berharap, perbekel dalam pengelolaan dana desa mampu menerapkan aplikasi Siskeudes dengan baik. Selain untuk memaksimalkan pengelolaan, menjadikan keuangan desa semakin akuntabel dan transparan, mengakselerasi pencapaian target pembangunan. “Kepada seluruh masyarakat desa untuk berpartisipasi aktif mengingat mereka menjadi komponen mayoritas,” ujar Mas Sumatri. 

Pada kesempatan itu, bupati perempuan pertama di Karangasem mengajak semua perangkat desa terus berinovasi. “Kami berterimakasih kepada kepolisian, kejari, Irda, BPKAD dan Dinas PMD telah memberikan pedampingan,” ucap politikus Partai Nasdem itu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Desa Kabupaten Karangasem Komang Agus Sukasena yang juga ketua panitia mengatakan, workshop tersebut untuk memberikan pengarahan dan pemahaman serta menggali permasalahan berkaitan dengan pelaksanaan pengelolaan keuangan desa. Para peserta yang bersentuhan langsung dengan keuangan desa diharapkan mendapat pemahaman dalam pengelolaan dana desa. “Dalam pengelolaan dan pemanfaatannya, dana desa terus diupayakan agar benar-benar efektif dan tepat sasaran,” ujar Agus Sukasena. 

Berdasarkan data penerimaan dan penyaluran dana desa di Kabupaten Karangasem, tercatat bahwa penyaluran terus mengalami peningkatan. Dana desa 2015 mencapai Rp 21 miliar. Tahun berikutnya meningkat menjadi Rp 49 miliar.

Pada 2017 mencapai Rp 63 miliar.  Pada 2018 sebesar Rp 64 miliar, dan tahun ini Rp 78 miliar.

(bx/wan/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia