Kamis, 21 Nov 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Bobol Rumah Kosong di Panji, Buruh Harian Diciduk

05 Mei 2019, 17: 48: 26 WIB | editor : I Putu Suyatra

Bobol Rumah Kosong di Panji, Buruh Harian Diciduk

PENCURI: Pelaku Dedo saat ditemui di Mapolsek Sukasada. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, SUKASADA - Unit Reskrim Polsek Sukasada mengamankan seorang pemuda bernama Gede Irawan alias Dedo, 25. Pemuda  asal Banjar Dinas Bangah, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng diringkus lantaran terbukti membobol rumah seorang warga, dan berhasil membawa kabur uang tunai sebesar Rp 4,1 juta pada Kamis (2/5) lalu. 

Informasi yang dihimpun Bali Express (Jawa Pos Group) menyebutkan, korban dari aksi pembobolan ini adalah Gede Tirtayasa 52. Rumahnya yang terletak di Banjar Dinas Bangah, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng itu dibobol oleh pelaku dalam kondisi kosong.

Sekitar pukul 01.30 wita, korban Tirtayasa bersama istrinya pergi ke pasar berbelanja bahan dagangan. Kesempatan itu lantas dimanfaatkan oleh pelaku Dedo untuk membobol rumah korban. Ia masuk melalui pintu samping, dengan cara mencongkel kunci pintu.

Setelah berhasil masuk, pelaku lantas menggasak uang milik korban, yang diletakkan tepat dibawah meja sebesar Rp 4.1 juta. begitu uang di tangan, tanpa pikir panjang, pelaku langsung kabur.

Sekitar pukul 03.00 Wita, korban pun datang dari pasar. Namun ketika hendak masuk ke dalam rumah, pintu rumahnya justru tak bisa dibuka. Korban selanjutnya berusaha masuk melalui pintu samping dengan menggunakan obeng.

Saat itulah, korban Tirtayasa dibuat terkejut lantaran mendapati adanya bekas congkelan di pintu samping rumahnya.

"Korban langsung curiga, dan langsung mengecek barang-barangnya. Dan ternyata uang uang disimpan di bawah meja sudah tidak ada. Selanjutnya kejadian ini langsung dilaporkan di Mapolsek," ujar Kapolsek Sukasada, Kompol Nyoman Landung, Minggu (5/5) siang.

Polisi yang menerima adanya kejadian ini pun bergegas melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi. Hingga akhirnya terkuak, bahwa pelaku dari aksi pencurian tersebut adalah Gede Irawan alias Dedo. Kurang dari 24 jam pasca beraksi, pria yang kesehariannya bekerja sebagai buruh harian lepas itu diciduk dikediamannya, sekira pukul 17.00 wita.

Dari tangan pelaku Dedo, polisi menyita barang bukti berupa uang tunai Rp 2 juta, satu handphone, satu tas pinggang, satu kabel charger, dan satu alat pencungkil diduga digunakan pelaku saat beraksi.

Kepada penyidik, pelaku Dedo mengaku hasil pencurian itu telah ia gunakan untuk membeli ponsel dan sepatu untuk digunakan sendiri.  Setelah dibelanjakan, uang curian itu hanya tersisa lagi Rp 2 juta.

"Berdasarkan hasil pengembangan, pelaku ini juga mengaku pernah mencuri satu unit TV, satu unit bor, satu unit alat pemotong kramik sekitar tiga bulan yang lalu, dan sudah dijual untuk keperluan sehari-hari. Namun para korban tidak ada pelaporan," jelas Kompol Landung.

Atas ulahnya, pelaku Dedo pun dijerat dengan pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman  paling lama 5 tahun penjara.

(bx/dik/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia