Kamis, 20 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Enjoy Bali

Rendah, Kunjungan Pelajar Lokal Lihat Diorama Monumen Bajra Sandhi

06 Mei 2019, 07: 10: 24 WIB | editor : I Putu Suyatra

Rendah, Kunjungan Pelajar Lokal Lihat Diorama Monumen Bajra Sandhi

SEJARAH: Beberapa pelajar sedang melihat diorama Monumen Bajra Sandhi, Renon, Denpasar. (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR ­– Meski memiliki manfaat penting terkait perjalanan sejarah Bali, keberadaan diorama Monumen Monumen Bajra Sandhi, Renon, Denpasar ternyata belum banyak dilirik wisatawan lokal, khususnya pelajar. Mirisnya, dominasi pengunjung malah sebagian besar merupakan pengunjung luar Bali, termasuk wisatawan asing dari Tiongkok.

Staf Informasi Masyarakat Bagian Diorama Monumen Bajra Sandhi Dewa Made Sudana menyebutkan, kunjungan wisatawan ke monument ini setiap tahun memang cukup banyak. Namun tak dipungkiri, khusus untuk wisatawan lokal, jumlahnya masih sangat sedikit. Padahal monument ini dibangun dan disediakan khusus untuk melestarikan nilai budaya Bali. “Makanya diharapkan yang datang juga generasi muda di Bali. Namun justru pelajar lokal yang minim. Padahal kita sudah melakukan sosialisasi. Kadang lewat seminar, dan lainnya. Mungkin dampaknya belum berpengaruh. Jadi kebanyakan yang berkunjung siswa dan mahasiswa dari luar,” keluhnya.

Lebih lanjut dia berharap, agar kunjungan untuk wisatawan lokal Bali, baik umum maupun pelajar untuk lebih ditingkatkan. “Sempatkanlah datang ke sini. Untuk melihat seperti apa kita dahulu. Seperti apa kita sebelumnya, dan seperti apa kita saat ini,” imbuhnya.

Disinggung mengenai wisatawan asing yang berkunjung ke monument tersebut. Pria ini merinci, wisatawan asing masih didominasi wisatawan Tiongkok. “Prawedding juga kebanyakan dari China (Tiongkok),” imbuhnya.

Apa yang disampaikan pria ini memang terlihat di area parkir objek wisata tersebut. Sebab hasil pantauan, bus-bus wisatawan lebih banyak berupa bus sekolah dari luar Bali, khususnya Pulau Jawa.

Seperti diketahui, diorama di bagian dalam Monumen Bajra Sandhi dipasang berjejer rapi mengelilingi gedung. Diorama tersebut menerangkan tentang kehidupan masyarakat Bali yang dimulai dari zaman prasejarah. Jumlah diorama yang terdapat di monumen tersebut berjumlah 33 buah, merujuk angka-angka suci dari masing-masing arah mata angin.

Selain menceritakan dari zaman prasejarah, diorama tersebut juga menceritakan dari zaman perunggu, zaman perundagian, Bali Kuno, dan zaman penjajahan Belanda. Selanjutnya, diorama lainnya menceritakan zaman merebut kemerdekaan, zaman mempertahankan, dan terakhir zaman mengisi kemerdekaan. (akd)

(bx/bay/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia