Kamis, 20 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Bali

DJ Ternama Asal Australia Tewas Telanjang Bersimbah Darah di Ungasan

06 Mei 2019, 09: 59: 06 WIB | editor : I Putu Suyatra

DJ Ternama Asal Australia Tewas Telanjang Bersimbah Darah di Ungasan

EVAKUASI: Jenazah Adam Sky dievakuasi dari tempat menginapnya, Vila Hill Stone Jalan Tunjung Banjar Kerta Lestari Desa Ungasan Kuta Selatan pada Sabtu (4/5). DJ Adam Sky semasa hidup (foto kiri). (FOTO-FOTO: ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR  - Dunia hiburan malam kembali berduka. Pasalnya seorang DJ ternama asal Australia yang memiliki nama panggung Adam Sky, 42, ditemukan meninggal dunia di Vila Hill Stone Jalan Tunjung Banjar Kerta Lestari Desa Ungasan Kuta Selatan pada Sabtu (4/5) pukul 10.00. Korban yang memiliki nama asli Adam Gary Neat ini meninggal dengan posisi telentang di kamar 3310 dengan bersimbah darah.

Kejadian tersebut dilaporkan oleh I Nyoman Juanda, 54, dengan nomor laporan LP-B/80/V/2019/Bali/Resta Dps/Sek Kutsel usai menemukan korban lainnya seorang perempuan yang juga mengalami luka dan dalam kondisi telanjang.

Dari kesaksiannya saat itu sekitar pukul 08.30 saksi yang berada di arel Main Pool bawah mendengar suara teriakan minta tolong dari arah atas kamar korban. Kemudian bersama dengan rekannya Wayan Sumariana mencari sumber suara tersebut. Selang 10 menit kemudian saksi menemukan korban Zoia Lukiantceva, 23, asal Rusia dalam keadaan terduduk dalam keadaan telanjang. Tanpa sehelai pakaian dengan keadaan tulang kering kaki kiri patah.

Saksi kemudian menghubungi bagian Office dan Security. Dan membawakan korban handuk untuk menutupi tubuhnya. Korban Zoia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bali Jimbaran dengan menggunakan Kendaraan Operasional Hotel. “Korban diduga kuat jatuh dari sisi kolam ke bawah dengan ketinggian kurang lebih 10 meter. Sehingga patah tulang kering kaki kiri,” ungkap Kapolsek Kuta Selatan AKP Doddy Monza pada Senin (6/5).

Sementara itu korban meninggal Adam ditemukan oleh saksi Sumarianan saat pihaknya berjalan menuju One Bad Room. Saat itu saksi menemani Juanda mencari sumber suara teriakan. Namun rupanya saksi saat itu salah masuk kamar dan justeru menemukan pecahan kaca jendela dengan dipenuhi darah. Ceceran darah tersebut kemudian mengundang kecurigaan saksi.

Lantaran penasaran saksi kembali mengajak rekannya yang bekerja di bagian kebun untuk mengecek ceceran darah tersebut hingga ke dalam kamar 3310. Saksi kemudian terkejut lantaran kembali menemukan bercakan darah di dalam kamar dan tempat tidur. Hingga kemudian menemukan Adam dalam kondisi sudah tergeletak di depan kamar mandi dalam keadaan berlumuran darah dan meninggal dunia.

“Meninggal dunia dugaan awal akibat luka di pergelangan siku kanan bagian dalam robek dalam dan lebar. Sehingga banyak menggeluarkan darah,” ungkapnya.

Ditambahkan oleh Kanit Reskrim Polsek Kuta Selatan Iptu HA Muh Nururl Yaqin bahwa dari keterangan Zoia, saat itu Adam memang tengah dalam pengaruh alkohol. Adam lalu mencari Zoia yang jatuh dari kamar tempat mereka menginap. Saat itu adam mengira Zoia jatuhnya ke dalam vila yang di bawah.

Adam kemudian mendobrak jendela kaca kamar tersebut hingga pecah namun tetap tidak menemukan Zoia. Pecahan kaca jendela bagian atas tersebut kemudian jatuh mengenai lengan kanan Adam. Sehingga mengakibatkan luka menganga. “Dia tetap mencari ke dalam vila kosong itu sehingga banyak darah di lantai. Karena dia mabuk dan udah kehabisan darah lalu dia terjatuh sehingga meninggal,” imbuhnya.

(bx/afi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia