Rabu, 19 Jun 2019
baliexpress
icon featured
Enjoy Bali
Samanera Sunday Market Ubud

Area Berburu Produk Hand Made

08 Mei 2019, 07: 03: 00 WIB | editor : Nyoman Suarna

Area Berburu Produk Hand Made

UNIK : Area pasar yang unik, karya yang dijual rata – rata adalah hand made. Ini yang membuat wisatawan senang berbelanja di Samanera Sunday Market Ubud. (IGA KUSUMA YONI/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, GIANYAR - Sunday Market, selain menjadi salah satu daya tarik di industry pariwisata, Sunday Market ini juga menjadi salah satu ajang bagi pelaku industry kecil untuk memperkenalkan produknya ke pasar yang lebih besar, sehingga Sunday Market saat ini sudah menjadi bagian dari industry pariwisata di Bali.

Untuk menemukan lokasi Sunday Market di Bali tidaklah sulit, karena hampir semua industri pariwisata di Bali memiliki akses dan fasilitas Sunday Market ini. Salah satunya adalah di Ubud, lokasi tepatnya adalah di Samanera Bowl yang terletak di jalan Monkey Forest Ubud.

Datang ke Sunday Market ini, para pengunjungnya dimanjakan dengan konsep pasar kaget yang cukup unik. Karena selain jenis produk yang beragam, pasar ini terletak di rooftop sebuah bngunan. 

Adapun alasan kenapa pasar Minggu ini diselenggarakan di rooftop bangunan, karena menurut Marina Mouaren, Founder Sunday Market Semanera Bowl, suasana rooftop di Semanera cukup nyaman untuk melakukan aktivitas wisata belanja yang santai. "Selain itu, dari rooftop wisatawan bisa melihat aktivitas keramaian di jalan Raya Monkey Forest," jelasnya.

Untuk jenis produk, dilanjutkan Marina, jenis produk yang dijual di pasar Minggu ini, hampir sama dengan jenis produk yang dijual di pasar Minggu pada umumnya. Ada beragam jenis produk makanan hingga produk kerajinan hand made. 

Hal ini dikatakan Marina, sesuai dengan tujuan dari dibukany pasar Minggu ini, yakni memberikan kesempatan para usaha mikro dan kecil mempromosikan produknya. Khusus untuk produk makanan yang dijual di pasar Minggu ini, diakui Marina adalah jenis makanan organik, baik itu makanan olahan ataupun mkanan mentahnya.

Sedangkan untuk produk kerajinannya, lebih cenderung pada jenis kerajinan hand made yang diproduksi ibu-ibu rumah tangga menggunakn bahan baku alami. "Sehingga jenis produk kerajinan yang ada di sini adalah produk hand made yang limeted edition, karena dibuat dengan tangan tanpa ada pola khusus," ungkapnya.

Dilanjutkan Marina, Sunday Market ini bisa membantu pelaku bisnis lokal dengan modal terbatas untuk bisa memperkenalkan produknya ke pasar yang lebih luas lagi. Karena dengan berjualan di Sunday Market ini, para pedagang tidak saja bisa menjual produknya kepada orng lokal saja.

Namun juga kepada wisatawan asing yang sedang berlibur di Bali. "Apalagi saat ini, kawasan Ubud menjadi salah satu lokasi tempat tinggal wisatawan asing yang sedang berlibur atau tinggal sementara di Bali," papar Marina.

Seperti apa pola transaksi di pasar Minggu ini? Diceritakan Marina, transaksi di pasar Minggu ini dilakukan secara langsung oleh para pedagangnya. Artinya, para pedagang yang menggelar dagangannya di meja yang telah disediakan bisa langsung berinteraksi dengan para pembeli, mulai dari proses tawar menawar hingga proses pemesanan produk selanjutnya. 

Di pasar Minggu ini ada sebanyak 16 pedagang yang tidak saja berasal dari kawasan Ubud, namjn jug berasal dari beberapa daerah di Bali seperti Denpasar, Canggu dan Tabanan. Jenis produk yang dijualpun beragam, mulai dari makanan, aksesoris, pakaian, kerajinan, feeling oil dan lainnya yang berbahan ramah lingkungan.

(bx/gek/man/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia