Selasa, 10 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Curi Motor untuk Wara-wiri, Taufik Diciduk Polisi

08 Mei 2019, 19: 29: 08 WIB | editor : Nyoman Suarna

Curi Motor untuk Wara-wiri, Taufik Diciduk Polisi

CURI MOTOR: Taufik mencuri motor untuk digunakan sehari-hari. (ISTIMEWA)

Share this      

BALI EXPRESS, DENPASAR - Seorang buruh bangunan bernama Taufik Hidayat, 18, asal Jember, Jawa Timur ditangkap Tim Opsnal Polsek Denpasar Barat.  Ia ditangkap di Jalan Nakula, dekat dengan tempat tinggalnya di rumah bedeng proyek depan Bale Udang ketika sedang membawa sepeda motor hasil curiannya,  Selasa (30/4) pukul 02.00.

Tersangka diketahui mencuri sepeda motor Honda Beat warna putih merah nomor DK 5198 EN milik korban I Wayan Gama, 43, Senin (29/4) sekitar pukul 20.30 di parkiran depan kantor Fiberstar Jalan Nakula Timur Nomor 63 Denpasar Barat. Korban Wayan Gama kemudian melaporkan kejadian pencurian sepeda motor tersebut ke Mapolsek Denpasar Barat dengan LP/46/IV/2019/Bali/Resta Dps/Sek Denbar, tertanggal 29 April 2019.

Dari keterangan korban kepada petugas, Senin (29/4) pukul 20.45, korban yang sedang bertugas mendapat telepon dari scurity Fiberstar. “Korban diberi tahu bahwa sepeda motornya dicuri oleh pelaku,”  ujar Kapolsek Denbar AKP Johannes H. Widya Dharma Nainggolan,  Rabu (8/5).

Setelah mendapatkan kabar tersebut, korban langsung mengecek sepeda motornya, dan diketahui sepeda motornya sudah tidak ada di tempat parkir awal. Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Denpasar Barat. “Pelaku mengambil sepeda korban dengan cara mendorong karena stang tidak dikunci. Kemudian dihidupkan dengan kunci yang dibuatnya sendiri,” imbuhnya.

Menindaklanjuti laporan korban, Tim Opsnal Polsek Denpasar Barat melakukan pengecekan TKP dan penyelidikan. Pelaku ditangkap, Selasa (30/4) pukul 02.00 saat melintas di jalan. Dari pengakuan pelaku, motor tersebut memang digunakan sendiri untuk wara-wiri di tanah perantauani. “Motor tersebut akan digunakan untuk sehari-hari,” ujarnya.

Kini tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman lima  tahun penjara.

(bx/afi/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia