Selasa, 10 Dec 2019
baliexpress
icon featured
Bali

Bawa Ganja untuk Adik di Rutan, Haqi Ditangkap Polisi

08 Mei 2019, 21: 03: 06 WIB | editor : Nyoman Suarna

Bawa Ganja untuk Adik di Rutan, Haqi Ditangkap Polisi

GANJA: Haqi, pelaku penyelundup ganja ke Rutan Bangli, diperlihatkan kepada awak media, Rabu (8/5). (AGUS EKA PURNA NEGARA/BALI EXPRESS)

Share this      

BALI EXPRESS, BANGLI - Belum sempat ketemu adik di rumah tahanan (rutan), Haqi Dwi Safela, 27, justru ditangkap polisi. Pasalnya, pria asal Lumajang, Jawa Timur itu hendak menyelundupkan ganja ke dalam rutan. Dia beralasan, ganja itu bakal dipakai adiknya, Ahmad Saifuddin yang kini mendekam di Rutan Bangli.

Polisi berpakaian sipil menyanggongi Haqi di halaman parkir rutan. Ketika pelaku tiba sekitar pukul 12.30, tanpa basa-basi, personel Satresnarkoba Polres Bangli langsung menggiring Haqi dan menginterogasinya.

Haqi Dwi Safela berencana membesuk sang adik, Ahmad, yang mendekam di Rutan Bangli, Selasa (7/5) siang. Rupanya, ganja yang dibawa bakal diserahkan ke Ahmad untuk dipakai. Polisi sudah membidik Haqi sejak lama, tentunya atas informasi masyarakat.

Saat digeledah, polisi menemukan ganja kering seberat 5,55 gram terbungkus plastik klip bening. Bungkusan itu disimpan di dalam bungkus rokok. Haqi terbilang santai, karena dia menyimpan bungkus rokok itu di saku celananya.

Setelah lama dicecar pertanyaan, pelaku mengaku, menyimpan sisa ganja seberat 0,90 gram si kosnya di Jalan Tukad Pancoran, Denpasar Selatan. Polisi bergegas menuju tempat kos pelaku dan menemukan ganja yang dibungkus dengan kertas di dalam sepatu. "Total paket ganja yang dimiliki pelaku mencapai 7,05 gram bruto atau 6,45 gram netto," jelas Wakapolres Bangli Kompol I Made Krisnha Mahardika, Rabu (8/5).

Kasat Narkoba Iptu Gede Sudiarna menambahkan, Haqi mengaku mendapatkan barang haram itu dari seseorang berinisial AD dengan sistem tempel di wilayah Sanur, dengan nilai Rp 300 ribu. Kemudian pelaku memecahnya menjadi dua paket. Satu paket untuk adiknya, satu lagi buat dia sendiri. “Tersangka sudah setahun memakai (ganja), tetapi kami terus dalami," imbuh Sudiarna.

Selain menyita barang bukti dua paket ganja, petugas juga mengamankan satu HP yang dipakai bertransaksi, dua bungkus kertas rokok, sepatu, celana panjang, selembar kertas bungkus ganja, selembar kertas rokok atau papir, dan sebungkus rokok.

(bx/aka/man/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia